KAMMI Sumut, Kecam Tindakan Refrensif Oknum Satpol PP Terhadap Kawan-Kawan KAMMI NTB

KAMMI Sumut, Kecam Tindakan Refrensif Oknum Satpol PP Terhadap Kawan-Kawan KAMMI NTB
Pelantikan KAMMI Sumut

MUDANEWS.COM, Medan – Setelah tejadinya tindakan Refresif yang diduga dilakukan oleh Satpol-PP Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Senin (24/8) lalu terhadap aksi yang dilakukan oleh Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) NTB yang viral di media sosial.

Pengurus Wilayah KAMMI Sumatera Utara merespon dengan tegas atas tindakan tersebut. Hal itu disampaikan oleh Ketua KAMMI Sumut melalui Departemen Kebijakan Publik, Rozi Panjaitan. Dia mengecam keras tindakan represif tersebut.

“Kami sangat menyayangkan sekali tindakan represif yang diduga dilakukan oleh oknum Satpol-PP provinsi NTB kepada kawan-kawan dari KAMMI NTB yang melakukan aksi damai di depan kantor Gubernur NTB, kita sangat mengecamnya,” ucapnya kepada mudanews.com, Jumat (28/8/2020).

Rozi juga meminta agar Satpol-PP NTB dievaluasi kinerja. “Kita meminta agar Satpol-PP dievaluasi standar operasional prosedur nya, bahkan bila perlu pecat oknum kepala Satpol-PP nya karena tidak becus dalam menangani anggotanya yang bertugas dilapangan,” tegasnya.

Kemudian KAMMI Sumut juga meminta agar Gubernur Nusa Tenggara Barat merespon terhadap aksi demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa.

“Aksi demonstrasi di dalam negara demokrasi seperti Indonesia adalah hal yang wajar bukan lah hal tabu apalagi menakutkan, jadi oleh karena itu kita meminta agar Gubernur NTB tanggap terhadap aksi demonstrasi mahasiswa dengan menemui dan mendengarkan kritik masukan mereka bukan malah menolaknya dengan cara menurunkan Satpol-PP untuk menghadang, ini merupakan cara cara pemimpin anti demokrasi,” pungkas mantan Menteri Kastrat Pema USU itu.

Terakhir Ketua Departemen Kebijakan Publik PW KAMMI Sumut yang baru dilantik ini meminta agar Pengurus Pusat KAMMI untuk mengintruksikan kepada suluruh Pengurus Daerah dan Pengurus Wilayah KAMMI se-Indonesia untuk melakukan aksi solidaritas.

“Kami juga meminta kepada Pengurus Pusat KAMMI untuk tidak tinggal diam atas insiden ini, instruksikan dong kepada seluruh Pengurus Daerah dan Pengurus Wilayah KAMMI untuk bergerak bersolidaritas atas insiden ini,” tutupnya. Berita Medan, red