Foto: Pertemuan Bilateral Presiden Jokowi dengan Presiden Trump, di Hamburg Messe, Sabtu (8/7) siang waktu setempat.
Foto: Pertemuan Bilateral Presiden Jokowi dengan Presiden Trump, di Hamburg Messe, Sabtu (8/7) siang waktu setempat.

MUDANEWS.COM, Hamburg – Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di sela-sela penyelenggaraan KTT G20 di Hamburg, Jerman. Dalam pertemuan itu, kedua kepala negara menyepakati peningkatan kerjasama di sektor perdagangan dan pemberantasan terorisme.

Presiden Jokowi mengungkapkan, hubungan perdagangan Indonesia dengan Amerika Serikat sangat beragam, mulai dari kelapa sawit, kedelai sampai ke pesawat terbang. Bahkan, Indonesia mengimpor kedelai dalam jumlah yang besar.

Di bidang penanggulangan terorisme, Presiden menyampaikan apresiasinya kepada komitmen Amerika Serikat untuk tidak memusuhi Islam dan bekerja sama dengan negara muslim untuk memerangi terorisme.

“Berkurangnya pergerakan ISIS di Syria dan Iraq mengharuskan kita memberikan perhatian ekstra kepada pergerakan mereka di daerah lain, termasuk Asia Tenggara. Penyerangan dan pendudukan grup teroris di Marawi, Filipina merupakan bukti meningkatnya ancaman terorisme,” kata Jokowi dalam keterangan tertulis, Sabtu (8/7).

Untuk itu, mantan Gubernur DKI Jakarta ini berharap kerjasama kedua negara dalam penanggulangan terorisme dapat dilakukan melalui pertukaran informasi intelijen, penghentian aliran dana, pemberdayaan masyarakat moderat dan penyebaran kontra narasi.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan tersebut Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala BKPM Thomas Lembong, Duta Besar Indonesia untuk Jerman Fauzi Bowo dan Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here