E-Policing, Aplikasi Super Cepat Berantas Begal!

net/ilustrasi e-policing
net/ilustrasi e-policing
Laporan: Dhabit Barkah Siregar
MUDANews.com, Medan (Sumut) – Saat ini, di beberapa kota di Indonesia sedang marak terjadi pelanggaran tindak kriminal. Terlebih lagi, di kota-kota besar yang paling berpotensi dan rawan terjadi perampokan berwajah begal. Karenanya, Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan meluncurkan aplikasi E-Policing guna merespon laporan para korban pembegalan.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Sandi Nugroho membenarkan hal tersebut. Dengan memanfaatkan kemutakhiran teknologi, aplikasi berbasis internet itu dapat didownload secara gratis dan dimanfaatkan untuk respon cepat gangguan keamanan, terutama begal.
“Kita ada sediakan aplikasi E-Policing, silahkan didownload. Dalam aplikasi itu ada namanya ‘Respon Cepat’. Jadi dengan memberikan informasi ada kejadian atau ancaman ketertiban segera diinformasikan ke situ jadi bisa langsung diurai,” sebut Sandi melalui panggilan seluler, Senin (16/1).
Namun aplikasi itu tak akan membantu jika tidak ada petugas yang menindak. Karenanya, Sandi menyatakan, jika pihaknya lebih meningkatkan patroli di jam-jam yang tergolong rentan terjadi aksi kriminal.
“Patroli malam, subuh kita lakukan juga. Razia malam, siang dan menjelang maghrib juga akan kita laksanakan,” ungkapnya.
Sambung Sandi, pelaku begal tidak beraksi hanya di satu wilayah dan lebih memilih di daerah yang tergolong sepi.
“Sebenarnya mereka melakukan tindakan menunggu lengahnya para aparat dan korban. Pelaku begal tidak fokus di satu tempat. Jadi di mana saja mereka bisa beraksi,” kata Sandi.
Dalam menindak, pihaknya akan memetakan titik-titik yang menjadi sasaran para begal. Setelah mengetahui informasi berupa lokasi para pelaku, petugas akan menciduk satu-persatu dari kelompoknya masing-masing.
“Kita monitor semuanya secara menyeluruh, baru nanti peta besar begalnya kita ketahui. Jadi, itu kita kumpulin semua kelompoknya baru kita bisa bicara, setelah tahu kita petanya baru kita tangkap satu persatu,” papar Sandi.
Oleh karena itu, Polisi berpangkat melati tiga itu meminta, agar seluruh masyarakat Medan lebih waspada dan selalu mengutamakan safety driving.
“Intinya bagi pengendara ataupun penumpang angkutan umum khususnya becak tetap waspada. Bagi pengendara, mengendaralah dengan percaya diri. Pakai perlengkapan berkendara yang lengkap seperti helm dan jaket sebagai antisipasi agar tidak mengundang pelaku begal,” tandasnya.[jo]