Cuaca Masih Tak Bersahabat, Harga Cabai Naik Lagi

Cuaca Masih Tak Bersahabat, Harga Cabai Naik Lagi
Gunawan Benjamin

MUDANEWS.COM, Medan – Harga cabai di Medan kian mahal. Kenaikan harga cabai juga terjadi secara nasional. Dimana di terdapat kenaikan harga yang tak terlalu jauh berbeda. Seirama dengan harga cabai di banyak wilayah. Harga cabai merah di Medan sebesar 45 ribuan per Kg pada hari  ini. Selanjutnya cabai rawit dijual paling mahal 70 ribu per Kg.

“Di pekan lalu, harga cabai merah sempat berada di kisaran 40 ribu. Sementara cabai rawit dijual dikisaran harga 50 ribu per Kg sebelumnya. Kenaikan harga cabai rawit ini mengacu kepada sjeumlah pedagang besar. Ini dipicu oleh kiriman atau produksi cabai yang menurun di sejumlah wilayah,” jelas Analis Pasar Keuangan Gunawan Benjamin di Medan, Sumatera Utara, Senin (18/1/2020).

Untuk cabai rawit, penjualan dari wilayah Takengon Aceh dan Sidikalang mengalami penurunan. Pemicunya adalah kondisi hujan yang membuat banyak tanaman hujan terendam air. Banyak yang rusak dan banyak yang mati pohonnya. Curah hujan yang tinggi mengakibatkan produktifitas anjlok yang memicu terjadinya kenaikan harga.

“Dan sayangnya, mengacu kepada harga jual cabai di luar Sumut yang rata-rata lebih tinggi dari harga di Sumut. Membuat cabai dari luar wilayah Sumut sulit untuk masuk ke sini. Harga yang tidak bersaing tersebut membuat Sumut akan kesulitan dalam mengendalikan harga cabai saat ini,” ujarnya.

Benjamin mengatakan, yang terjadi justru jika harga cabai di luar Sumut lebih mahal, maka justru ada peluang Sumut akan lebih banyak membanjiri cabai ke daerah lain. Alhasil harga cabai besar kemungkinan masih akan bertahan mahal dalam waktu dekat ini. Ini yang menjadi persoalan harga saat ini.

“Kalau sebelumnya, disaat harga di cabai di daerah jawa lebih rendah, Sumut berpeluang dibanjiri cabai dari luar wilayah tersebut. Meskipun bukan berarti untuk saat ini cabai dari luar wilayah Sumut tidak bisa masuk sama sekali. Untuk jenis cabai lain mungkin tetap bisa masuk selama harganya bersaing. Kehadiran jenis cabai lain selain cabai merah ataucabai rawit. Jenis cabai dari jawa berpeluang menggantikan (subtitusi) kebutuhan akan cabai yang sudah terlanjur mahal,” paparnya.

Saat ini curah hujan masih tinggi, jalus distribusi kerap mengalami gangguan dari wilayah Karo ke Medan. Di luar Sumut juga demikian, curah hujan tinggi, ada gunung meletus, banjir, yang tentunya akan membuat produktifitas maupun jalur distribusi secara keseluruhan terganggu.

“Dari pantauan saya sejauh ini, Harga cabai merah di tingkat petani berada di kisaran 35 ribuan per Kg untuk cabai merah. Sementara cabai rawit harganya sudah mencapai 55 ribuan per Kg. Jadi kalau harga cabai merah saat ini berada dikisaran 45 ribu dan cabai rawit 70 ribu. Maka sudah bisa dipastikan tidak ada spekulan disitu. Ini murni naik akrena faktor cuaca,” imbuhnya. (red)