Bung Arwan : Jangan Libatkan Tuhan Soal Teroris
Arwan Syahputra

MUDANEWS.COM, Lhokseumawe – Kota Medan dihebohkan dengan kejadian menimpa Polrestabes Medan, yakni adanya ledakan bom yang dilakukan terduga terorisme, terjadi pada Rabu (13/11/2019) Kemarin, akibatnya, kejadian itu memakan enam orang korban yang terdiri dari empat anggota polisi dan dua warga sipil terluka yang dirawat di RSU Bhayangkara Medan.

Adanya kejadiannya itu langsung menghebohkan tanah air, yang kini isu teroris di Medan di soroti berbagai kalangan.

Berbeda dengan yang lain, salah satu anggota Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Lhokseumawe-Aceh Utara punya pandangan yang berbeda, ia meminta tokoh agama jangan dilibatkan soal terorisme ini.

“Karena kita sudah sepakat, tiap agama manapun tak ada pengajaran soal terorisme, jadi untuk apa tokoh agama yang di undang nantinya, dimintai keterangan?, justru hal ini bisa saja membuat stigma bawa teror itu berasal dari agama tertentu,” kata Arwan Syahputra, Mahasiswa Hukum Tata Negara Unimal (17), Kamis (14/11/2019).

Pria kelahiran Batu Bara, Sumut itu juga menilai bahwa persoalan terorisme ini adalah soal keamanan, jadi menjadi kompetensi aparat keamanan.

“Baik itu Kepolisian dan TNI, ini sudah menjadi tugas mereka soal ini, sesuai Pasal 30 ayat 2 UUD 1945 : “usaha pertahanan dan keamanan negara dilaksanakan melalui sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta oleh Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisisan Negara Republik Indonesia, sebagai kekuatan utama, dan rakyat sebagai kekuatan pendukung,” pungkasnya.

Bahkan katanya, di Indonesia ini ada lembaga khusus yang menangani terorisme itu.

“Ada Badan Intelijen Negara (BIN) dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk masalah terorisme ini,” imbuhnya.

Ia meminta juga, bahwa aksi terorisme jangan pernah dikait-kaitkan dengan agama tertentu, dan tak perlu tokoh agama yang di panggil.

“Yang intinya begini, jangan kita kaitkan Tuhan soal aksi teror, agama itu sentripetal (penyatu) ada kebenaran objektif didalamnya, mustahil ada unsur teror, jadi masalah pandangan pun jangan tokoh agama, nanti orang bertanya, loh ini ada apa, kenapa tokoh agama? Kan gitu, jadi masalah ini kita bisa undang pengamat terorisme, kalau di Aceh ada kanda Al-Chaidar dari Unimal, jadi clear ada solusi, dari pada nanti kecam-kecam tak jelas tanpa solusi,” kata pria Sumut, yang akrab di sapa Bung Arwan itu.

“Intinya kita percayakan ini pada aparat kepolisian untuk mengusut tuntas, dan para masyarakat harap tenang, tunggu info A-1 dari pihak kepolisian Sumut,” tandas Arwan Syahputra. Berita Lhokseumawe, AS