Pelatihan Pembinaan Kemandirian Keterampilan Meubelair dan Penjahitan di Lapas Labuhan Ruku Ditutup

Pelatihan Pembinaan Kemandirian Keterampilan Meubelair dan Penjahitan
Kelas II A Labuhan Ruku, Yan Rusmanto foto bersama usai Pelatihan Pembinaan Kemandirian Keterampilan Meubelair dan Penjahitan

MUDANEWS.COM, Batu Bara – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Labuhan Ruku, Yan Rusmanto mengucapkan terima kasih kepada Instruktur Dinas Perindag Kabupaten Batu Bara yang telah memberikan pelatihan kepada para WBP.

Hal tersebut disampaikannya pada acara penutupan kegiatan pelatihan Meubelair dan penjahitan di aula Lapas Labuhan Ruku pada Rabu (31/3/2021).

“Semoga dengan pelatihan ini selain dapat meningkatkan produktivitas Lapas Labuhan Ruku, juga dapat berguna bagi WBP sebagai bekal dan keterampilan ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Perlu diketahui, kegiatan pelatihan tersebut adalah kerjasama Lapas Labuhan Ruku dengan Dinas Perindag Batubara.

Pada kesempatan yang sama juga Supriyanti SH (Kasi Usaha Sarana Prasarana dan Pemberdayaan Industri) Dinas Perindag Kabupaten Batubara dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Lapas Labuhan Ruku karena kegiatan ini telah berjalan dengan lancar dari awal hingga akhir, semoga ke depannya kegiatan ini dapat berlanjut dan kerja sama antara Lapas Labuhan Ruku dan Dinas Perindag Batubara dapat terjalin dengan baik.

Pelatihan Pembinaan Kemandirian
Kalapas Kelas II A Labuhan Ruku, Yan Rusmanto

“Bagi Bapak-bapak WBP semoga apa yang diajarkan tidak selesai disini tapi dapat terus dikembangan sampai ketika bapak-bapak kembali ke masyarakat,” tuturnya.

Kemudian dilanjutkan dengan testimoni dari perwakilan-perwakilan WBP yang mengikuti kegiatan pelatihan tersebut. Dalam testimony mereka mengucapkan terima kasih kepada Lapas Labuhan Ruku dan Dinas Perindag Kabupaten Batu Bara yang telah mengadakan pelatihan ini yang kelak dapat berguna bagi mereka setelah mereka bebas.

Selanjutnya, dilakukan penyerahan Sertifikat dari Dinas Perindag Kabupaten Batu Bara oleh Kalapas dan perwakilan Dinas Perindag Kabupaten Batu Bara kepada para WBP yang mengikuti pelatihan. Pemberian sertifikat ini diharapkan dapat menjadi modal bagi para WBP untuk dapat bekerja setelah mereka bebas. (Malaka)