Plt Bupati Labuhanbatu dan Labura Hadiri Peresmian Yayasan Rumah Ummi
Kepala BNNK Labura AKBP Khairullah SH MH Bersama Staf Ahli Bupati Labuhanbatu dan Kaban Kesbang Pol Labura Serta Ketua Yayasan Rumah Ummi Nasrullah Saat Meresmikan Yayasan Rumah Ummi Yang ditandai Dengan Pengguntingan Pita

MUDANEWS.COM, Labuhanbatu – Utusan Plt Bupati Labuhanbatu yaitu Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial Herry AP MM dan utusan Bupati Labuhanbatu Utara yaitu Kaban Kesbang Pol H Endar Sakti Hasibuan Kamis (25/7/2019) menghadiri acara peresmian Yayasan Rumah Ummi yang berlokasi di Jalan H Adam Malik Pasar Lama No 1 Rantauprapat.

Yayasan Rumah Ummi adalah Pusat Rehabilitasi Korban Penyalahgunaan Narkoba dengan fasilitas pendukung sarana program, test urine, asesment, konseling, seminar pemulihan, bimbingan rohani, cek kesehatan dan kejiwaan, kamar full AC, layanan makanan bergizi, fasilitas olahraga (tenis meja), outhing, vokasional (pelatihan keterampilan), home theater & karaoke dengan motto “Ayo Rehab Bersama Kita Pulih”.

Dalam sambutannya Plt Bupati Labuhanbatu diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial Herry AP MM mengatakan, “dengan adanya rumah ummi ini Pemkab Labuhanbatu sangat mengapresiasi dan mendukung sepenuhnya, jika untuk daya tampung sepertinya kurang memadai, semoga kedepannya Rumah Ummi juga ada di Labura dan Labusel,” ujarnya.

Lebih lanjut Herry mengungkapkan, “kami akan terus mendukung program dan kinerja dari Kepolisan, BNN, TNI, tokoh pemuda dengan harapan kita dapat bekerjasama untuk memberantas narkoba di Labuhanbatu, semoga ini menjadi perintis untuk dari 2 Kabupaten lainnya, kehadiran rumah rehab ini sudah sangat ditunggu-tunggu di Labuhanbatu, selamat kepada ketua yayasan, dan terimakasih, kami doakan terus sukses”.

Sementara, Kaban Kesbang Pol Labura H Endar Sakti Hasibuan atas nama Bupati Labuhanbatu Utara mengatakan, “keberadaan atau kehadiran rumah ummi ini sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat, sebab saat ini jika ada yang terkena narkoba kita kirim keluar daerah, semoga dengan kehadiran rumah rehab ini pecandu narkoba semakin berkurang, sampai hari ini masyarakat pecandu narkoba semakin banyak, hingga sampai ke desa-desa,” ucapnya.

“Kami telah bertekad perang terhadap narkoba, kami berharap kepada ketua yayasan kiranya dapat memberikan pelayanan yang prima, dan sesuai dengan kemampuan ekonomi masyarakat, kami sangat menyambut baik keberadaan rehabilitasi rumah ummi ini,” kata Endar Sakti.

Kepala BNN Kabupaten Labura AKBP Khairullah SH MH mengatakan “dengan adanya yayasan rehabilitasi ini adalah merupakan suatu jawaban dari apa yang dibutuhkan warga Rantauprapat kita lihat saja sebagian penghuni lapas Lobusona adalah kasus narkoba,” ucapnya.

“Informasi yang kita terima daerah Padang Bulan ini sangat banyak narkoba, kita sudah liat informasi di media, pengendalian peredaran narkoba adalah dari dalam penjara, mudah-mudahan kedepannya kita dapat lebih banyak lagi merehab para pecandu narkoba di Labuhanbatu Raya ini,” kata Kepala BNN Kabupaten Labura.

Iptu Siddik SP mewakili Kapolres Labuhanbatu menyampaikan “kami sangat bersyukur atas hadirnya rumah rehabilitasi narkoba, selama ini kami sulit apabila ada pasien karena sangat jauh tempatnya, semoga setelah diresmikan yayasan ini akan bermanfaat bagi masyarakat Labuhanbatu raya”.

“Jika ada tetangga atau keluarga yang terindikasi kecanduan narkoba tolong hubungi kami atau langsung ke panti rehab juga bisa, tidak akan kami tangkap tetapi akan kami arahkan, mari sama-sama kita sosialisasikan yayasan ini kepada masyarakat lainnya, kami tidak bisa bekerja sendirian tanpa bantuan masyarakat,” kata Siddik.

Ketua Yayasan Rumah Ummi, Nasrullah mengatakan, “rehabilitasi ini berdiri tahun 2015 tepatnya tanggal 1 Mei dijalan rajawali, pendirinya adalah kepala BNN Kabupaten Deli Serdang, dari rehabilitasi yang kami lakukan 80% bisa pulih, karena kita hanya melakukan pemulihan bukan penyembuhan”.

“Para Konsul kita banyak alumni dari bogor adalah mantan pecandu yang paham mentreatment para pecandu-pecandu narkoba. Saat ini pertumbuhan pertumbuhan pecandu narkoba di Labuhanbatu sangat luar biasa, kita juga masuk kedalam jalur BNN, kami terus dievaluasi dan kita sekarang dalam tahap akreditasi lanjut, mendirikan rumah rehabilitasi ini tidak mudah,” sebutnya.

Menurut Nasrullah, “Narkotika ini yang menjamin tidak terkena Narkoba Adalah kita Sendiri,banyak pejabat juga terkena narkoba, rehabilitasi kami bermain ditingkat pemulihan, memberantas lingkaran narkoba adalah seperti lingkaran setan, jalan satunya untuk menekan pengguna narkoba adalah kita mulai dari keluarga masing-masing,” ungkapnya.

Disnilah kita bekerja sama saling bersinergi dengan Polri dan BNN, harapan kami kepada Polres dan Pemerintah terkait, kami berharap bisa diterima disini dan bekerjasama, saat ini rumah umi juga sudah ada institusi wajib lapor, mudah-mudahan ini bisa menjadi semangat baru untuk kita, kami akan terus menerima masukan dari kita semua.

“Adapun beberapa tahapan sistem penerimaan calon rehabilitasi yaitu calon client datang dan berkonsultasi lalu mengisi pendaftaran dan administrasi, kemudian dilakukan spot chek serta detoxifikasi, dan diberikan asesment konseling selanjutnya para calon menerima layanan pemulihan, setelah program selesai dapat kembali pada keluarga masing-masing,” jelasnya.

Acara peresmian Yayasan Rumah Ummi tersebut ditandai dengan pengguntingan pita, peninjauan ruangan dan pemberian santunan kepada para anak yatim dari panti asuhan Al Arief Padang Matinggi oleh Kordinator Acara Muhammad Syahbani. Berita Labuhanbatu, Arjuna