Ilustrasi

MUDANEWS.COM, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan akan memfokuskan pengamanan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan elpiji pada daerah-daerah yang menjadi tujuan wisata seusai Hari Raya Idulfitri.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerjasama, Kementerian ESDM, Sujatmiko mengatakan, secara umum kondisi stok BBM dan elpiji dalam keadaan cukup dan penyaluran BBM nasional berjalan secara lancar.

Seluruh stok jenis BBM, baik itu Premium, Solar, Pertalite, Kerosene, Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamina Dex, LPG, hingga Avtur memiliki stok rata-rata di atas 20 hari.

Namun, usai hari raya, karena kebanyakan masyarakat Indonesia memanfaatkan liburan untuk beriwisata, maka pengamanan stok BBM juga akan difokuskan ke berbagai tempat wisata.

“Biasanya usai silaturahmi, tempat-tempat wisata akan ramai dikunjungi. Kami fokus di titik-titik tersebut dan kondisi pasokan dalam kondisi aman,” kata Sujatmiko dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Selasa (27/6).

Realisasi pendistribusian BBM dari H-16 sampai dengan hari H+1, Sujatmiko menyebutkan, mengalami kenaikan yang signifikan, yaitu pada H-9 dengan kenaikan sebesar 64 persen dibandingkan dengan realisasi pendistribusian BBM tahun 2016 pada periode yang sama.

Sedangkan pada Realisasi Pendistribusian BBM 2017 hari ke-17 (H+1), terdapat penurunan sebesar 4 persen dibanding tahun sebelumnya.

Kendati demikian, pihak Kementerian ESDM tetap akan mengamankan pasokan tersebut. Khususnya, menjelang arus balik.

“Hingga H+1 Lebaran Idulfitri 1438 H ini, secara umum pasokan energi aman. Kini kami siapkan keamanan pasokan energi untuk periode arus balik lebaran agar masyarakat yang tengah bersilaturahmi dengan sanak saudara dan hendak kembali ke tempat tinggal masing-masing senantiasa dapat beraktivitas dengan lancar dan aman,” tutup Sujatmiko. (ka)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here