Bangkai Babi Sungai Wampu, Anggota DPRD: Usut Tuntas Pelaku
Babi Mati di Sungai Wampu. Sumber foto: Isra Fansyuri

MUDANEWS.COM, Langkat – Di Sumatera Utara 4.682 Babi Mati terkena virus Kolera. Mirisnya, diduga peternak babi yang membuang bangkai babi ke sungai dan tidak dikubur.

Anggota DPRD Langkat, Aidir Syahputra mengungkapkan pencemaran air sungai yang dilakukan oleh oknum yang sengaja membuang bangkai babi. “Harus di usut tuntas siapa pelakunya,” pintanya.

“Merugikan warga sekitar, sebab air tercemar sebagai sumber kehidupan,” tegasnya, kepada MUDANEWS.COM di Langkat, Rabu (13/11/2019).

Hal itu juga, bebernya, sampai membuat masyarakat takut untuk mengkonsumsi ikan dari sungai dan laut.

“Karena takut terdampak virus yang ada di bangkai babi,” tambah Aidir.

Sebelumnya, Isra Fansyuri, Warga Kelurahan Bingai Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat digegerkan dengan penemuan babi mati di Sungai Wampu Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara.

“Pagi ini, kata penjaga getek, udah 5 Bangkai Babi yang lewat, kemarin 3, jadi jumlahnya sudah 8,” tandas Isra. Berita Langkat, red