Jenderal TNI Andika Perkasa, Hadiri Tradisi Upacara Pelepasan Letjen TNI (Purn.) Mochammad Fachrudin

Jenderal TNI Andika Perkasa, Hadiri Tradisi Upacara Pelepasan Letjen TNI (Purn.) Mochammad Fachrudin
Foto: Tangkap layar YouTube TNI AD.

MUDANEWS.COM, Jakarta – Letnan Jenderal TNI (Purn.) Mochammad Fachrudin memasuki masa purna tugas setelah kurang lebih 35 tahun menjalani tugas sebagai prajurit aktif TNI Angkatan Darat.

Lulusan Akademi Militer tahun 1985 ini dikenal dengan sosok yang ahli dalam bidang pembinaan latihan Angkatan Darat. Berbagai jabatan dan tempat penugasan berpindah dari setiap kesatuan, Kotama hingga Lembaga Pendidikan dan pelatihan telah dilalui.

Mengemban amanat sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Darat merupakan tugas terakhir terhitung sejak 1 Desember 2020.

Upacara tradisi pelepasan Letjen TNI (Purn.) Mochammad Fachrudin dan Santi Fachrudin selaku Wakil Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana telah dilaksanakan di Markas Besar TNI Angkatan Darat yang dihadiri oleh Panglima Kodam, Kabalakpus dan Ketua Persit KCK dari seluruh Indonesia.

“Dahulu saya hanya bermimpi menjadi Pangdam, namun atas ijin Tuhan melalui tangan para pemimpin di TNI AD saya diberikan kesempatan untuk menjadi Asops Kasad dan Wakasad untuk mendampingi Jenderal TNI Andika Perkasa, saya ucapkan terima kasih untuk kesempatan yang diberikan kepada saya,” ungkap Letjen TNI (Purn.) Fachrudin.⁣

Upacara tradisi pelepasan mantan Wakasad dan Waketum Persit KCK berjalan dengan haru, sangat terlihat jika hubungan yang terjalin dengan Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa dan Ketum Persit KCK tidak hanya hanya ikatan pekerjaan. Terlihat jika banyak momen yang telah dilalui bersama, kedekatan emosional begitu tampak nyata.⁣

“Saya dan istri mengucapkan mohon maaf jika selama kita bertugas bersama ada perilaku dan ucapan yang tidak mengenakan kepada mas Fachrudin,” ujar Kasad.

Santi Fachrudin merupakan sosok yang dijadikan panutan oleh Hetty Andika Perkasa sehingga perpisahan ini menjadi terasa berat.

“Mbak Santi saya minta maaf lahir dan batin, saya adik yang sering bandel dan suka gak nurut. Terima kasih banyak Mbak Santi selalu membimbing saya dan saya berharap walaupun Mbak Santi sudah tidak disini lagi tetap mau memberikan bimbingan,” ungkap Hetty. Berita Jakarta, red