Foto: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo.
Foto: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo.

MUDANEWS.COM, Semarang – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyatakan kalau pihak kepolisian nanti akan ikut serta terlibat dalam pengawasan dana desa. Dengan begitu, diharapkan pemanfaatan dana desa bisa lebih optimal untuk kebutuhan dan keperluan masyarakat.

Tjahjo mengatakan, sesuai janji politik Presiden Joko Widodo, desa akan mendapatkan anggaran dana untuk kebutuhan pembangunan dan kesejahteraan rakyat. Apalagi, setiap tahun uang yang digelontorkan untuk desa semakin besar, di tahun ini sudah mencapai Rp60 triliun.

“Kepolisian nanti akan ikut awasi dana desa. Pastikan ini bisa dimanfaatkan secara optimal dan gotong royong untuk bangun desa,” kata Tjahjo di AKPOL Semarang, kemarin.

Dalam waktu dekat, kementerian terkait akan mengadakan MOU (nota kesepahaman) dengan Polri terkait dana desa. Nanti kapolsek, kata dia akan turut bertanggung jawab terhadap pemanfaatan dana desa agar lebih maksimal peruntukannya guna kesejahteraan masyarakat desa.

Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto menerangkan, dalam waktu dekat memang akan ada MOU antara Polri dengan Kemendes PDT terkait pemanfaatan dana desa. Adanya kesepahaman ini akan memudahkan pengawasan dan penggunaan dana desa ke depannya.

“Polisi bukan tugasnya audit kita lakukan pengawasan fisik. Mendampingi. Kepala Desa punya program misal membangun jalan berapa meter, 100 meter, lalu seperti apa, kami lakukan pengawasan betul tidak speknya (spesifikasinya) itu,” ungkapnya.

Dalam pengawasan itu, Setyo memberitahukan bahwa satu desa akan diawasi oleh satu orang polisi. Tetapi, ia mengakui masih kekurangan personel, mengingat, jumlah desa yang ada di Indonesia ini terdiri dari puluhan ribu. (ka)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here