Jomblo
Net/ilustrasi

MUDANEWS.COM – Satu kata yang kadang terdengar menyakitkan ketika ada yang mengucapkan, dan itu mengarah pada diri kita. Mengingat usia senja, namun kekasih (istri/suami) yang diidamkan tak kunjung ada untuk mengubahnya.

Kata “jomblo” diambil dari bahasa sunda yang asal katanya “jomlo” yang telah dibakukan ke dalam KBBI. Dan memiliki arti, lelaki atau perempuan tua yang belum memiliki pasangan (belum menikah).

Menjadi jomblo memang bisa saja menjadi pilihan bagi sebagian orang yang masih lajang. Dengan berbagai alasan, mereka memilih untuk tetap hidup sendiri sampai target yang inginkan tercapai atau telah terpenuhi. Di sisi lain, menjadi jomblo akan menjadi ujian berat, karena kita harus siap dengan resikonya. Cemoohan, tudingan, atau bahkan tekananan mental yang dirasakan tiap hari.

“Kenapa belum nikah juga?” Pertanyaan seperti itu sering terlontar dari mulut-mulut tetangga, sampai warga satu desa. Serempak mengatakan kalimat yang sama. Apalagi, ketika teman satu permainan telah lebih dulu melangkahkan kakinya menuju pelaminan, dan kita diundang untuk datang. Siap-siap saja menutup telinga dan mempersiapkan perbekalan mental baja yang cukup kuat.

Kemarin, saya membaca postingan salah satu Gubernur, yang isi postingannya membagikan berita tentang seseorang yang nekad melakukan aksi pembunuhan karena alasan kesal ditanya “kapan nikah?”, terlihat menggelikan sekaligus mengerikan.

Bagi pembaca yang masih memilih atau memang masih sulit menemukan pasangan, tetaplah sabar menghadapi ujian. Terus berdoa dan berusaha, jika telah tepat pada saatnya, akan duduk di pelaminan juga. Teruslah sibuk memperbaiki diri, semoga dipertemukan dengan jodoh yang soleh atau solehah. Aamiin.

2019

Penulis adalah Dede Humaedi