Mengatasi Hoax di Era Pendemi Virus Corona

Mengatasi Hoax di Era Pendemi Virus Corona
Muhammad Nur Huda

MUDANEWS.COM, Medan – Dalam era pandemi seperti ini, penting untuk kita mengetahui berita terbaru yang akurat terkait pandemi virus Corona .Hal tersebut diperlukan agar kita sebagai masyarakat bisa selalu waspada. Namun demikian, tak sedikit juga berita hoax maupun informasi tak benar yang tersebar di media massa. Ini justrus menimbulkan kebingungan pembaca, bahkan menimbulkan rasa panik yang seharusnya tidak boleh terjadi. Penyebab dari imunitas menurun biasanya karena emosional yang berubah-ubah seperti rasa panik atau stress, membuat kita lebih mudah terpapar virus.

Sebagai pengguna internet, seharusnya setiap orang memiliki tanggungjawab untuk membantu mengurangi penyebaran berita hoax atau informasi yang salah. Memastikan bahwa kita hanya memberikan informasi yang benar atau telah terverifikasi. Dengan begitu, masyarakat bisa tetap tenang sembari waspada menghadapi pandemi virus Corona ini bersama-sama.

Nah, disini saya akan memberikan beberapa cara agar kalian dapat terhindar dari informasi yang salah tentang virus Corona.

1. Jangan mudah terprovokasi dengan judul yang sensasional

Berita hoax seringkali memakai judul sensasional yang provokatif. Isinya pun dapat diambil dari berita media resmi, hanya saja diubah-ubah agar menimbulkan persepsi sesuai yang diinginkan sang penulis berita hoax. Oleh karena itu, apabila anda menjumpai berita dengan judul yang provokatif, sebaiknya anda terlebih dahulu untuk mencari referensi berita serupa dari situs online resmi, kemudian anda bandingkan isinya, apakah sama atau berbeda. Dengan begitu, setidaknya anda sebagai pembaca dapat memperoleh kesimpulan yang lebih berimbang.

2. Cek keasilain situs

Karena seringnya sang pembuat berita hoax bersembunyi dengan menggunakan situs yang hampir serupa dengan situs resmi sebagai contoh,  perbedaan situs palsu dengan situs asli Liputan6.com dapat dilihat dari URL yang digunakan. Untuk kanal berita politik dan peristiwa, Liputan6.com yang asli menggunakan URL news.liputan6.com, sedangkan yang palsu menggunakan liputan6.com—news.com. Tulisan diatas hanya sebagai contoh dari cara melihat keaslian dari URL.

3. Periksa kebenaran dari narasumber

Anda perhatikan dari mana asal berita dan siapa sumbernya? Apakah berasal dari institusi resmi. Sebaiknya jangan cepat percaya apabila informasi tersebut berasal dari narasumber yang belum akurat. Perhatikan keberimbangan sumber berita tersebut. Jika hanya ada satu sumber, pembaca tidak bisa mendapatkan gambaran informasi yang utuh. Hal lain yang perlu untuk diamati adalah perbedaan antara berita yang telah dibuat berdasarkan fakta dan opini.

4. Cek keaslian video dan foto

Di era teknologi digital yang berkembang pesat saat ini, bukan hanya konten berupa teks yang dapat dimanipulasi, melainkan juga konten lain yang berupa foto dan video. Ada kalanya pembuat berita hoax sering mengedit foto dan video untuk memprovokasi pembaca. Cara untuk mengecek keaslian foto bisa anda lakukan dengan cara memanfaatkan mesin pencari Google, yakni dengan melakukan drag and drop pada kolom pencarian Google Images. Hasil pencarian akan menyajikan gambar-gambar serupa yang terdapat di hasil pencarian google images sehingga bisa dibandingkan kebenarannya.

5. Jangan terlalu cepat membagikan berita

Di era teknologi saat ini terkhusus media sosial sekarang, banyak orang cenderung ingin berlomba-lomba menjadi sumber pertama yang menyebarkan informasi atau berita. Kebiasaan ini membuat kita kurang teliti dengan keakuratan berita tersebut dan kurang berpikir panjang dalam membagikan sebuah informasi, padahal belum tentu informasi atau berita itu benar. Sebelum memutuskan untuk membagikan informasi atau berita terheboh, pastikan dulu kebenarannya.

6. Cerdas menggunakan Internet

Jangan terlalu mudah unruk terprovokasi terhadap sebuah informasi yang belum jelas dengan keakuratan informasi. Berbagi informasi dengan orang lain yang dapat meluruskan informasi salah. Bandingkan informasi dengan sumber informasi yang lain. Perbanyak membaca atau referensi sangat membantu untuk membandingkan benar atau tidaknya sebuah informasi. Bersikap kritis ketika mendapatkan sebuah berita itu bagus dan akan menjadi perlindungan yang efektif supaya terhindar dari berita hoax. Cerdas dan telitilah dalam menyaring informasi mana yang bermanfaat dan mana informasi yang tidak membawa manfaat untuk anda.

Karena dampak dari hoax itu sangat berpengaruh terhadap banyak orang . seperti mampu membunuh karakter seorang pembaca,Berita bohong juga memicu kepanikan publik. Jika anda menemukan berita berisi berita hoax segera laporkan berita tersebut ke pihak yang bertanggung jawab untuk mengatasi berita hoax. Jadilah pengguna internet yang bertanggung jawab, dan mari bersama-sama menyebarkan informasi yang benar dan akurat.

Penulis : Muhamamad Nur Huda (Mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial)