Hujan Delapan Jam
Foto: Tampak rumah warga yang masih digenangi air sekira setinggi 100 cm foto direkam Sabtu (4/11/2017) sore.

MUDANEWS.COM, Labura – Banjir lagi, banjir lagi, itu lah yang diderita dan saat ini terulang buat warga bumi Basimpul Kuat Babontuk Elok Kabupaten Labura, banjir hebat melanda kawasan di Kelurahan Aekkanopan Kecamatan Kualuh Hulu maupun kecamatan lainya di Kabupaten Labura.

Sejak Jumat (3-11-2017) malam kemarin, kawasan Aekkanopan dilanda hujan selama kurang lebih delapan jam. Akibat hujan deras ditambah adanya indikasi illegal logging dan hampir seribuan rumah di Kabupaten Labura terendam banjir hingga Sabtu (4-11-2017) malam, pantauan di lapangan air yang sekira setinggi 60 Cm hingga 100 cm menggenang pemukiman warga padat penduduk di dua kelurahan Aekkanopan.

Menurut keterangan warga Lingkungan Tanah Rendah Habib Sitorus, belakangan ini curah hujan sangat deras dan lama turun nya sehingga dua bulan ini sudah tiga kali mereka mengalami kebanjiran dan dugaan adanya terjadi pembalakan liar atau illegal logging di gunung Desa Kuala Beringin Kecamatan Kualuh Hulu serta Desa-desa di Kabupaten Labuhanbatu Utara.

“Di kawasan ini kerap terjadi pembalakan liar dan hutan atas, pohon-pohon sudah gundul semua, maka nya kerap terjadi banjir,” kata Habib.

Sementara itu, Wisnu warga lingkungan VI Sukarendah Aekkanopan Timur dan ia menyebutkan akibat banjir ini, aktivitas warga terhambat, banyak barang-barang elektronik warga yang tidak dapat diselamatkan karena air yang menggenang cukup tinggi, begitu juga sekolah yang ada ditempat mereka terpaksa diliburkan siswanya dan Masyarakat terpaksa beraktivitas dengan perahu karet yang datang dari BPBD Labura. Berita Labura, Ahmad Maherdika Hsb