Mudanews.com Siantar -Kabar memilukan kembali terlontar dari MTsN Kota Pematang Siantar. Pasalnya kali ini Nurhayati selaku Kepala sekolah diduga mengirimkan Pesan Whatsapp bernada pengancaman kepada Guru kelas yang kemudian diteruskan Kegrub Whatsapp Kelas Sembilan Tahun Angkatan 2024/2025.
Pesan Pengancaman ini pun tidak main-main, terduga pelaku menyampaikan tidak akan menandatangani Ijasah para siswa yang sudah tamat belajar terkhusus kepada siswa yang turut merepost berita miring tentang MTsN Siantar.
Diketahui sebelumnya berita miring tentang MTsN siantar Adalah Mengenai Pungutan Sebesar 20 Ribu Rupiah dengan dalih infak. Dan telah tayang pada akun Facebook Siantar Punya Cerita (SPC).
Berita Miring inipun mendapat Klarifikasi dari Jainul Siregar Selaku ketua komite MTsN Siantar dan ditayangkan kembali Pada Akun Facebook SPC (Rabu 27/08/2025).
Sementara Nurhayati Selaku Kepala Madrasah Saat dikonfirmasi melalui Pesan Whatsapp pada Sabtu 30.08.2025 Sekitar pukul 09.30 wib. Tentang apakah benar bahwa Nurhayati selaku kepala Sekolah benar melakukan pengancaman tidak akan menandatangani ijasah para siswa yang baru saja tamat.? Namun Hingga berita ini diturunkan tidak juga memberikan tanggapannya.
Disisi lain kepala seksi pendidikan madrasah pada Kementerian agama kota pematang siantar, Nur Fadillah saat dikonfirmasi, sabtu 30.08.2025. Menyatakan
“Kami akan memanggil kepala madrasah dan akan melakukan pembinaan” Uangkapnya melalui Pesan Whatsapp.