Rupiah Menguat Tipis, IHSG Ditutup Melemah Tipis

Independensi BI Dikebiri Dalam Draft RUU, IHSG dan Rupiah dan Melemah
Net/Ilustrasi

MUDANEWS.COM, Medan – Selama sesi perdagangan hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan atau (IHSG) bergerak di zona negative. Kinerja IHSG mengalami tekanan selama sesi perdagangan dan ditutup minus 0.18% di level 5.230,20. IHSG hanya melemah tipis dan masih berkonsolidasi dikisaran angka 5.200. Disisi lain, kinerja mata uang rupiah juga bergerak dalam rentang yang tidak terlalu lebar.

Hal itu jelaskan Analis Pasar Keuangan Gunawan Benjamin di Medan, Sumatera Utara, Senin (7/8/2020).

“Mata uang rupiah diperdagangkan menguat tipis ditutup dilevel 14.740 per US dolar. Setelah sempat IHSG bergerak menguat dan mencoba mendekati level psikologis 14.700 namun gagal. Kinerja pasar keuangan di sesi penutupan perdagangan hari ini terbilang stabil jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan akhir pekan lalu,” imbuhnya.

Data cadangan devisa nasional yang mengalami peningkatan menjadi $137 Milyar ternyata tidak mampu memberikan dorongan maksimal terhadap kinerja mata uang Rupiah.

“Sementara itu, tekanan di pasar keuangan sejatinya belum mereda, khususnya di pasar saham dimana investor asing di hari ini masih membukukan jual bersih di atas 700 milyar,” jelasnya.

Di pekan ini tidak akan ada banyak sentimen yang mempengaruhi pergerakan pasar. Kinerja pasar keuangan di pekan ini akan lebih banyak dipengaruhi oleh data inflasi dari China nantinya. Serta rilis PDB sejumlah negara besar.

“Akan tetapi diperkirakan tidak akan memberikan perubahan yang banyak terhadap kinerja pasar keuangan nantinya,” kata Gunawan Benjamin. Berita Medan, red