FoSSEI Sumbagut, Gelar Seminar dan Rapat Kerja 
Seminar dan Rapat Kerja FoSSEI Sumbagut

MUDANEWS.COM, Langkat – FoSSEI Sumbagut (Forum silaturahim, studi ekonomi islam sumatera bagian utara) bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Agama Islam Jam’iyah Mahmudiyah Langkat, menggelar acara rapat kerja regional dan acara seminar dalam rangka meningkatkan literasi ekonomi syariah di masyarakat, terutama di beberapa kampus di Sumatera bagian Utara dan Aceh tentang Inovasi dalam Industri Halal menuju Indonesia sebagai Pusat Gaya Hidup Halal Dunia. Kegiatan ini dalam rangkaian acara Rapat kerja regional forum silaturahim studi ekonomi islam sumatera bagian utara.

Kegiatan ini dikemas dalam bentuk diskusi dan seminar, pelantikan, kerja sama antara KSEI Alfath STAI -JM dengan Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam Sumatera Bagian Utara di Gedung Aula Syekh H Muhammad Ziadah STAIJM Tanjung Pura Langkat, Sumatera Utara, Sabtu (23/11/2019) dan dilanjutkan rapat kerja regional di Aula PKK Stabat pada hari Minggu (24/11/2019) dan diakhiri dengan acara Fieldtrip ke wisata tangkahan.

Seminar yang bertemakan “Inovasi dalam Industri Halal menuju Indonesia sebagai Pusat Gaya Hidup Halal Dunia” ini menghadirkan pembicara Muhri Fauzi Hafiz MA (Mantan Anggota DPRD Sumatera utara yang juga Ketua MES Binjai), DR Salman Nasution MA (Akademisi Pakar Ekonomi islam dan dosen), dan Muhammad Hafizh SE ME (Dosen, Researcher dan Entreprenuer) yang juga alumni FoSSEI.

Muhri Fauzi Hafiz mengatakan bahwa seminar nasional ini merupakan pertama kalinya dilaksanakan dalam rangka upaya mengenalkan ekonomi syariah kepada masyarakat dan mahasiswa di sumatera utara tentang penting nya ekonomi syariah dan halal life style.

“Posialisasi dan gerakan literasi seperti ini menjadi strategi yang efektif dalam memberikan penyadaran agar masyarakat belajar dan memahami ekonomi syariah seutuhnya dan bisa mengaplikasikannya,” harap Ketua MES Binjai itu.

Dalam Seminar yang dihadiri 200 peserta dari berbagai kampus di sumatera utara dan aceh ini, DR Salman Nasution memaparkan bahwa FoSSEI  merupakan salah satu lembaga yang konsen dan konsisten mengembangkan ekonomi syariah di tingkat mahasiswa, baik di masyarakat umum, lingkungan kampus, dan kalangan akademisi serta profesi.

Salman berharap, dengan gerakan yang dilakukannya tersebut, negara Indonesia dapat menjadi bangsa dengan tingkat kesadaran ekonomi syariah yang tinggi dan kuat di dunia, dan menjadi pusat kekuatan ekonomi dan keuangan syariah serta Global Value Chain Center di Dunia.

Faktor tersebut, kata dia, diantaranya perkembangan regulasi yang diikuti oleh peningkatan ekosistem industri perbankan dan keuangan syariah, dukungan politik yang kuat dari pemerintah, dan juga potensi besar yang ditawarkan ekonomi syariah.

“Tentu ini merupakan suatu yang sangat membanggakan, mengingat tahun sebelumnnya Indonesia berada di peringkat keenam,” tambahnya.

Senada dengan itu, Muhammad Hafizh SE ME Dosen yang juga researcher. Lebih lanjut ia mengatakan, populasi Muslim Indonesia menempati porsi 13% dari total penduduk Muslim global atau setara dengan 215 juta jiwa.

Potensi besar ini, kata Hafiz, sangat disadari oleh pemerintah, sehingga mempercepat, memperluas, dan memajukan pengembangan keuangan syariah dan industri halal dalam rangka mendukung ekonomi nasional. halal lifestyle merupakan salah satu gerakan kecil dari rumah tangga untuk menghadapi revolusi 4.0. menuju indonesia sebagai kekuatan halal life style dunia.

Disamping itu, Ketua Regional Fossei Sumbagut Irfan Maulana sangat bersyukur dan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan seminar tersebut. “Apa yang dilakukan KSEI STAI-JM ini sebagai langkah awal yang kelak dapat melahirkan generasi pembawa spirit pergerakan dalam usaha membumikan ekonomi dan keuangan syariah di sumatera bagian utara dan sekitarnya,” harapnya.

Begitu juga dengan Muhammad Saleh MA yang juga Ketua STAI JM Tanjung Pura Langkat sangat mengapresiasi dan mendukung penuh acara Kegiatan seminar dan rakereg fossei sumbagut ini, dalam pidato singkatnya ditutup dengan dukungan dan nota kesepahaman mendukung ekonomi syariah dan halal life style untuk indonesia yang lebih baik.

“Kolaborasi ini diharapkan bisa membawa ekonomi syariah di sumbagut menjadi lebih baik dan berkemajuan dengan semangat ekonom rabbani, bisa,” tandasnya. Berita Langkat, red