GMNI dan HMI, Aksi Damai di Sei Penggantungan
Massa aksi di depan Kantor Desa Sei Penggantungan

MUDANEWS.COM, Labuhanbatu – Massa yang tergabung dari masyarakat dan mahasiswa yang menyatakan diri Gerakan Mahaiswa Indonesia (GMNI) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kepala Desa (Kades) Sei Penggantungan, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Senin (16/09/2019) pukul 09:00 WIB.

Pantauan, aksi kali ini ada yang kontra dan ada pula hadir pendukung Kades.
Ratusan pendukung Kades Sapon Rinaldi turut menjaga bilamana terjadi hal yang tidak diinginkan.

Sementara keterangan RH warga sei panggantungan. Aksi tersebut diduga berawal dari turnamen pertandingan Sepak Bola pada HUT RI Ke 74 kemarin.

“Dalam pertandingan kemarin ada perselisihan masuk semi Final,” ujarnya.

Ketidakpuasan Warga Dusun I melebar melakukan kritik terkait Dana Desa (ADD) Sei Penggantungan. Permintaan warga agar diumumkan secara Transparan ke Publik hingga berujung pada aksi unjuk rasa GMNI dan HMI. Dalam orasinya mendesak Kepala Desa Sei Penggantungan.

Agar Kepala Desa (Kades) segera memberikan Foto Copy laporan pertanggungjawaban Realisasi Pelaksanaan APBDes Tahun 2018.

Dan kemudian Meminta Kepala Desa segera memberikan Foto Copy Bestek pembangunan Desa bidang perkerasan jalan, pembuatan badan jalan, Box Culvert dan sumur bor.
Lalu Meminta Kepala Desa memberikan Foto Copy Peraturan Desa (Perdes) terkait Realisasi APBDes Tahun Anggaran 2019.

Namun, Kades Sapon Rinaldi menandatangani sepucuk surat pernyataan tertulis.

Dan ketika dikonfirmasi Kapolres Labuhanbatu melalui Kapolsek Panai Hilir AKP Budiarto membenarkan adanya aksi tersebut dan pihaknya siap melaksanakan pengamanan, pengawal aksi massa.

“Kita siap melakukan pengamanan terhadap aksi massa pengunjuk rasa. Terkait Kemerdekaan menyampaikan pendapat dimuka umum telah diatur dalam UU Nomor 9 Tahun 1998 yang terdiri dari pasal pasal yang mengikat,” ujarnya.

Kemudian Kades Sopan Rinaldi menemui massa dan menandatangan Surat kesepakatan, hingga massa pun kelihatan puas dan membubarkan diri. Berita Labuhanbatu, Denni Pardosi