MUDANEWS.COM, Pematangsiantar – Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn yang diwakili oleh Asisten II Zainal Siahaan SE membuka agenda koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan pendampingan peningkatan kualitas hidup anak di Wilayah Kota Pematangsiantar, bertempat di Ruang Serbaguna, Kecamatan Siantar Barat. Rabu (25/06/2015).
Kegiatan tersebut merupakan program dari Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A).
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn yang diwakili oleh Asisten II Zainal Siahaan SE mengatakan bahwa ditengah modernisasi, daya saing sumber daya manusia Indonesia pada saat ini tidak pada posisi yang baik.
“Kita masih pada urutan yang dibawahlah, di Asia Tenggara saja daya saing sumber daya manusia kita masih dibawah singapura dan malaysia. Isu-isu negatif terhadap SDM kita, dimulai dari masih tingginya angka stunting, walaupun pemerintah kota pematangsiantar salah satu kota yang dapat menurunkan stunting. Ditambah lagi dengan banyaknya angka pernikahan dini, angka putus sekolah, bahkan angka pengangguran terbuka,” ucapnya.
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn yang diwakili oleh Asisten II Zainal Siahaan SE mengungkapkan kecemasannya apabila isu-isu negatif ini masih sangat tinggi, hingga tidak akan tercapainya generasi emas di tahun 2045.
“Itulah pembahasan kita yang harus kita entaskan guna meningkatkan daya saing SDM dari segala lini khususnya di Kota Pematangsiantar,” tuturnya.
Asisten II Zainal Siahaan SE mengakui bahwa SDM sebagai salah satu modal pembangunan dan sama pentingnya seperti membangun infrastruktur, membangun kualitas SDM Insani tidak boleh dinomor duakan.
Ia juga mengungkapkan bahwa Kualitas SDM harus selaras dengan pembangunan dan perkembangan kemajuan Kota Pematangsiantar.
“Hal ini tidak hanya menjadi beban Dinas Sosial saja, namun perlu adanya kolaborasi dan sinergi seluruh stakeholder terutama kepada bapak ibu pengurus lembaga sosial, lembaga panti asuhan. Berkoordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan pendampingan peningkatan kualitas hidup anak di Kota Pematanfsiantar,” ucapnya.
Asisten II Zainal Siahaan SE berharap kepada Dinas Sosial P3A dapat menerima masukan-masukan dari seluruh stakeholder yang ada.
“Bagaimana upaya-upaya kita meningkatkan, kualitas pelayanan, pendampingan anak-anak kita ini. Agar dapat mewujudkan Kota Layak Anak,” tuturnya.
Tampak hadir Kabid Dinsos P3A Ariandi Armas SSos, Kabid RSPS Supratman Malau, Camat Siantar Barat Herwan Saragih, Camat Siantar Timur Masa Rahmat Zebua, Camat Siantar Marihat Pedi Sitopu, serta seluruh lembaga sosial dan panti asuhan yang hadir.