Gubernur Edy Rahmayadi, Dulu Hina Ansor Sekarang Marah dengan Ulama

Gubernur Edy Rahmayadi
Syekh H Abdul Bais Nasution

MUDANEWS.COM, Medan – Kabar Gubernur Sumut pada tahun 2019 diduga menghina Ansor pada tahun 2019 lalu. Dimana panitia Konferwil ke XVII GP Ansor beraudiensi dengan Edy Rahmayadi di Kantor Gubsu, diduga menghina Ansor sebagai pelacur. Hal demikian di chanel youtube Ridwan Asnawi yang berdurasi sekitar 22 menit.

“Sampai sekarang tak kunjung minta maaf, senyap begitu saja,” ungkap Ketua Aliansi Masyarakat Islam Rahmatan lil alamin (AMIR), Ustadz Zulkarnain SE MSc, Selasa (19/1/2021).

Selain itu, lanjut Zulkarnain, dua orang Ulama dari Mandailing Natal (Madina), Syekh H. Abdul Bais Nasution LC MA dan Ustaz H Mahyuddin mengaku mendapat perlakukan dan ucapan kasar dari Gubernur Sumatera Utara, H Edy Rahmayadi pada Selasa (12/1) di Masjid Agung, Medan. Ulama itu menemui Edy meminta belajar tatap muka di sekolah diperbolehkan.

Ditegaskannya, agar Gubernur Sumut Edy Rahmayadi minta maaf pada ulama dan bersikap santun.

“Amir meminta Edy Rahmayadi meminta maaf kepada Syekh Abdul Bais Nasution dan Ustaz Mahyuddin,” tegas Ustadz Zulkarnain.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Sumatera Utara Irman meyakinkan semua pihak bahwa Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi sangat menghormati dan menyayangi masyarakat, termasuk para ulama dan pemuka agama.

“Yakinlah saya percaya penuh Bapak Gubsu sama sekali tidak memiliki tendensius sedikitpun untuk tidak menghormati rakyatnya, apalagi ulama dan pemuka agama,” tegasnya menjawab wartawan di Medan, Minggu (17/1/2021) sore.

Hal ini ditanyakan wartawan sehubungan munculnya sementara berita ada ulama mengaku seolah-olah mendapat perlakuan dan kata-kata kasar dari Gubsu ketika mereka memperkuat permohonan pembelajaran tatap muka di Kabupaten Madina. (red)