Ketum GMNI, Serahkan bantuan Covid-19 ke Wilayah Jabodetabek Melalui Cabang

DPP GMN, Serahkan bantuan Covid-19 ke Wilayah Jabodetabek Melalui Cabang
Ketum DPP GMNI menyerahkan Bantuan Paket Covid-19 melalui GMNI Bekasi untuk disalurkan kepada masyarakat

MUDANEWS.COM, Bekasi – Kebijakan pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 bahwa setiap wilayah di indonesia terutama wilayah zona merah atau rawan terinfeksi Covid-19 agar segera melakukan pembatasan sosial bersekala besar untuk memutus penyebaran pandemi Covid-19 merupakan langkah strategis agar pandemi tidak mengalami peningkatan.

Namun hingga saat ini langkah strategis pemerintah belum mampu mengatasi gejolak permasalah yang dialami masyarakat. Atas kebijakan tersebut ekonomi negara dan masyarakat mengalami kelumpuhan, semua aktivitas sosial masyarakat mulai dari masyarakat menengah ke atas hingga bawah, mulai dari pengusaha hingga para pedagang kecil semuanya mengalami kesulitan.

Ketum DPP Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Immanuel Cahyadi menegaskan, bahwa kegiatan ini merupakan bentuk partisipasi yang nyata dalam melakukan gotong-royong ditengah pandemi Covid-19.

“Bantuan telah disalurkan DPP GMNI menyerahkan bantuan Covid-19 ke Wilayah Jabotabek melalui DPC. Bentuk bantuan yang disalurkan mulai dari pembuatan APD, tempat cuci tangan, 25.000 masker, sabun dan tahap pertama 1000 paket sembako,” ujar Immanuel saat menyerahkan paket bantuan Covid-19 DPP GMNI kepada GMNI Cabang Bekasi Jawa Barat untuk masyarakat kabupaten Bekasi, Jumat (15/5/2020).

Dikatakannya, semua yang kami lakukan merupakan bentuk partisipasi kesadaran dan kepedulian, bahwa kami adalah bagian dari integral rakyat. “Lahir dari rakyat harus kembali kepada rakyat dan GMNi juga merupakan bagian dari gugus tugas Covid-19 Republik Indonesia,” tutur dia.

Imanuel menambahkan, dalam situasi saat ini kami menginginkan seluruh kalangan masyarakat mulai dari lapisan atas hingga bawah harus bergotong royong. “Saling bahu membahu bantu membantu untuk meringankan beban dan kesulitan yang saat ini dirasakan rakyat Indonesia,” imbuhnya. Berita Bekasi, red