5 Penulis Muda HMI yang Wajib Diketahui

5 Penulis Muda HMI yang Wajib Diketahui
Sampul Buku

MUDANEWS.COM – Wahai kader HMI se-Indonesia, tahukah kalian? Kalau organisasi kita tidak hanya mencetak para politisi top tanah air. Tapi juga banyak melahirkan penulis besar kelas nasional seperti Nurcholish Madjid, Dawam Rahardjo, Kuntowijoyo, Ahmad Wahib, Agus Salim Sitompul hingga Azhari Akmal Tarigan yang dikenal penulis tafsir NDM paling mumpuni.

Di era milenial, ada loh kader HMI yang masih muda namun sudah punya karya guys. Ada buku ilmiah, juga ada yang cerpen dan novel. Berikut saya rangkum lima (5) Penulis Muda HMI yang wajib diketahui para kader beserta karyanya.

1. Arief Rosyid Hasan
Kanda kita yang satu ini adalah Ketua Umum PB HMI periode 2013-2015. Pada 2016 lalu, Arief menerbitkan buku kelima dengan judul “Memilih Masa Depan: Memaknai HMI di Tengah Perubahan.’’ Selain aktif di Dewan Masjid Indonesia, Abang kita satu ini juga seorang lulusan kedokteran Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Hasanuddin angkatan 2004. Sempat tersiar kabar, Kanda Arief menjadi kandidat kuat Menteri Pemuda dan Olahraga di periode ke-II Joko Widodo. Namun takdir berkata lain dan abang kita belum beruntung. Kalian bisa follow instagramnya di akun @muhammad_ers dan bisa update kegiatannya di situs www.ariefrosyid.id

2. Said Muniruddin
Sesuai informasi di web www.saidmuniruddin.com, nama lengkap Kanda yang satu ini adalah Said Muniruddin bin Ali bin Abdullah bin Muhammad bin Umar bin Musa bin Idris bin Ahmad bin Abdullah Hadrami. Ia lahir di Tijue, Pidie – Aceh pada 27 Desember 1979. Karyanya yang banyak dibaca kader HMI adalah berjudul ‘’Bintang Arasy’’ dan banyak jadi referensi kader dalam mendalami aspek teologis dalam keislaman. Beliau pernah menjabat sebagai Ketua umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Banda Aceh tahun 2000-2001. Kalian bisa follow instagramnya di akun @saidmuniruddin

3. Mualimin Melawan
Sebelum ganti, nama aslinya adalah Muhammad Mualimin. Dia lahir di Tuban pada 8 November 1992. Seorang sarjana hukum lulusan Universitas Al Azhar Indonesia (UAI). Abang kita satu ini dikenal sebagai aktivis frontal yang keras kepala. Pada 2016, dia menerbitkan buku esai berjudul ‘’Demonstran Payah’’. Sedangkan di awal 2020 ini, beliau baru saja merilis novel pergerakan berjudul ‘’Gadis Pembangkang’’. Konon, isi novel tersebut banyak diambil dari kejadian nyata. Di novel tersebut, tokoh utamanya yang HMI Wati, tewas dibunuh preman bayaran karena melawan pejabat korup. Kalian bisa follow instagramnya di akun @mualiminmelawan.

4. Ibnu Arsib
Bagi pembaca Yakusaaa.blogspot.com mungkin sudah tak asing dengan Kanda kita satu ini. Iya, benar. Beliau adalah pemilik blog tentang HMI paling sering dibaca itu, Blog Yakusaaa. Selain kolomnis di media, Kanda Ibnu juga sudah berhasil menerbitkan buku berjudul ‘’HMI Wati untuk Negeri’’. Dalam waktu dekat, juga bakal merilis buku baru berjudul ‘’Romantika di HMI’’. Selain aktif menulis, Kanda kita juga seorang Instruktur yang aktif berbagi ilmu dengan kader HMI di Medan dan sekitarnya. Kalian bisa follow instagramnya di akun @ibnu.arsib dan bisa membaca update tulisannya di https://yakusaaa.blogspot.com

5. Bagus Arighi Afif
Walau tak terlalu aktif menjadi pengurus, Kanda kita satu ini mengguncang rumah HMI dengan menerbitkan dua buku sekaligus. Pertama antologi cerpen dan fabel berjudul ‘’Labuh: Rindu Pulang Kepada Pergi’’. Kedua, sebuah novel berjudul ‘’Barideen: Cinta Sepotong Agama’’. Kanda Bagus, sapaan akrabnya, seorang Sarjana Sastra Arab Universitas Al Azhar yang kini tinggal di Indramayu. Kalian bisa follow instagramnya di akun @afifawalan dan bisa pantau tulisannya di blog www.bagusarighiafif.blogspot.com

Penulis: M. Fatkhurrohim, Kader Biasa tinggal di Blora.