Terdiam Benci

Terdiam Benci
Terdiam Benci

MUDANEWS.COM – Kau yang kelihatan tenang dan tentram.
Tapi kepalsuan yang kau berikan.
Kau berpura pura tidak bisa melihat dunia.
Tapi terlihat jelas kau sedang memandang nya.

Kau memang biasa.
Tapi bisa menjadi binasa.
Kau mengandung sebuah kebencian.
Dan melahirkan sebuah keamarahan.

Tubuhmu terlihat ringan.
Tapi berat dengan keegoisan.
Menjalar rata entah kemana mana.
Menusuk jiwa hingga patah.

Lambat terasa mengelilingi dunia.
Haus rasanya ingin hilangkan dahaga.
Terhalang berbagai macam cara.

Aku terdiam di dalam kegelapan.
Panas terasa hangat di dalam tubuh.
Emosi yang membara akan terbawa.
Kebosanan pun mulai ada.

Emosiku membara layaknya api yang besar.
Reruntuhan denyut jantung ku mulai terasa.
Rasa kasihan itu mengapa tiada?.
Aku benci dia.

PenulisĀ  : Siti Nurhaliza
Mahasiswa Hukum’17 Unimal