Hari Santri 2019, Ansor Pematangsiantar Ngaji & Ngopi Bareng
Prof Dr KH Said Aqil Siradj MA (Ketua Umum PB NU) bersama Arjuna (Ketua PC GP Ansor Pematangsiantar ) pada acara Wisuda STAI Samora Pematangsiantar 14 September 2017

MUDANEWS.COM, Pemtangsiantar – Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2019, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Pematangsiantar akan menyelenggarakan “Santriversary 2019 Ngaji & Ngopi Bareng Ansor Pematangsiantar” pada tanggal 21-22 Oktober 2019 di Pematangsiantar. Pemerintah telah menetapkan thema Hari Santri 2019 “Santri Indonesia Untuk Perdamaian Dunia” merupakan momen bagi kader Ansor dan Banser untuk turut berperan aktif dan terdepan dalam menyampaikan pesan-pesan perdamaian, menjaga toleransi dengan tetap berpegang teguh pada kaidah hubbul wathan minal iman (cinta tanah air sebagian dari iman).

Arjuna, Ketua PC GP Ansor Kota Pematangsiantar menyampaikan bahwa sebagai generasi muda Nahdlatul Ulama, GP Ansor bersyukur dengan ditetapkannya 22 Oktober sebagai Hari Santri oleh Presiden RI Bapak Ir. H. Joko Widodo melalui Kepres No 22 tahun 2015.

“Ini sebagai wujud penghormatan kepada para pahlawan kita yang gugur memperjuangkan kemerdekaan RI dalam peristiwa Resolusi Jihad yang diserukan oleh pendiri NU KH Hasyim Asya’ri pada 22 Oktober 1945 untuk melawan penjajah yang kemudian memicu terjadinya perisriwa 10 November 1945 di Surabaya yang dikenal dengan Hari Pahlawan,” kenangnya.

“Resolusi Jihad” yang berisi fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia menjadi inspirasi kita untuk berkontribusi merawat perdamaian dalam mengisi kemerdekaan. Untuk itu kita perlu memperingati Hari Santri. Apa lagi kini Undang-Undang Pesantren sudah disyahkan pada tanggal 24 September 2019, satu bulan menjelang peringatan hari santri, ini menjadi kado dan berkah”.

“Kegiatan peringatan Hari Santri 2019 PC GP Ansor Kota Pematangsiantar bertajuk Santriversary 2019 Ngaji & Ngopi Bareng Ansor Pematangsiantar rencana akan digelar pada Senin Malam, tanggal 21 Oktober 2019 bersama para santri, siswa madrasah dan warga Nahdiyin di Kota Pematangsiantar,” terang Arjuna. Berita Pematangsiantar, red