Visi Sumut Bermartabat, Hanya Sekelas “Cakap-cakap”

Visi Sumut Bermartabat, Hanya Sekelas
Kantor Gubernur Sumatera Utara. (Net/Foto)

MUDANEWS.COM, Medan – Zaman kegemilangan Provinsi Sumatera Utara, sebagaimana dijanjikan Bapak Edy Rahmayadi – Bapak Musa Rajeckshah dalam slogan kampanye mereka lewat ERAMAS, ternyata hanyalah orasi kedai kopi semata. Cakap-cakap menghipnotis masa untuk mendulang suara.

Bukti nyata dari ketidakseriusan Bapak Edy Rahmayadi dan Bapak Musa Rajeckshah dalam mengelola Provinsi Sumatera Utara tergambar jelas dengan tidak dilaksanakannya penerapan Good Governence dalam tata kelola administrasi dan keuangan daerah. Hingga terjadi kejadian memilukan, Pemrovsu membeli surat keterangan eks HGU, sementara lahannya berdasarkan putusan MA adalah milik masyarakat.

Banyak kalangan menilai Gubsu dan Wagubsu tidak mempunyai tim birokrasi yang mumpuni dan paham administrasi keuangan sebagaimana diatur dalam Sistem Informasi Akutansi Keuangan, yang menjadi standar dalam tata kelola administrasi pemerintahan.

“Disuruh buat PPDB Online Zonasi, Pemprovsu lewat Arsyad malah membuat PPDB Bergaya Online Zonaku. Bayar surat keterangan eks HGU dan merasa sudah membeli lahan, sementara lahannya berdasarkan putusan MA adalah kepunyaan rakyat. Belum pernah diera-era para gubernur sebelumnya, Pemprovsu benar-benar selemah ini,” ujar Batu Bondar Purba, Sekjen GSRI kepada wartawan. Berita Medan, red