Bobby Nasution, dan Ketum Re-Born Diulosi serta Ditaburi Boras Si Pir Ni Tondi di Pasar Pringgan

Bobby Nasution, Bersama Ketum Re-Born Diulosi dan Ditaburi Boras Si Pir Ni Tondi di Pasar Pringgan
Calon Walikota Medan, Bobby Nasution dan Suwarno, Ketua Umum Re-Born diulosi pedagang Pasar Pringgan, Medan Baru saat melakukan blusukan.

MUDANEWS.COM, Medan – Calon Wali Kota Medan Bobby Nasution disambut hangat oleh kalangan pedagang saat melakukan blusukan di Pasar Pringgan Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Pedagang bersukacita menyambut Bobby Nasution. Juga, pedagang langsung menaburi dengan beras (boras si pir ni tondi) serta menyematkan ulos ke bahu Bobby Nasution bersama dengan Suwarno, Ketua Relawan Bobby Nasution (Re-Born).

Pemberian ulos ini sebagai pengantar doa dan dukungan buat suami Kahiyang Ayu itu agar dapat memenangkan kontestasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Medan.

Pemberian dan penaburan ‘boras sipir ni tondi’ merupakan tradisi orang Batak yang sudah lama ada, biasanya simbol yang digunakan adalah beras. Diartikan sebagai beras merupakan lambang kesetiaan, kesejahteraan dan semangat pantang mundur .

” Horas..horas..horas, selamat datang ke Pasar Pringgan,” ucap puluhan pedagang.

Pedagang juga merasa bahagia dengan kedatangan Bobby Nasution.

“Kami bahagia karena kedatangan Mas Bobby Nasution membawa angin segar untuk kesejahteraan pedagang,” ujar seorang pedagang, Santi (45), Senin (28/9) Sore.

Menurut Santi, suasana pasar sangat sepi karena kurangnya perhatian Pemerintah Kota terhadap para pedagang. Bahkan, tidak ada upaya pemerintah meramaikan lokasi itu.

“Untuk lokasi pasar di lantai dua itu dibiarkan kosong sepi seperti rumah hantu. Kami tetap berdagang karena membayar iuran. Bahkan, terkadang dagangan tak laku,” katanya.

Mendengar keluhan pedagang, Bobby Nasution berjanji akan membantu kalangan pedagang. Suami Kahiyang Ayu menyarankan pedagang memanfaatkan teknologi.

Didampingi Ketua Relawan Bobby Nasution (Re-Born) Suwarno, Bobby Nasution menyarankan pedagang untuk menerapkan sistem online dalam menawarkan dagangan.

“Dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi, usaha pedagang bisa semakin kuat ke depannya, apalagi dalam beradaptasi di masa pandemi COVID-19 ini,” jelasnya.

Menurut penggagas #KolaborasiMedanBerkah ini, di Sumatera, baru Palembang yang mulai menerapkan sistem penjualan usaha secara online.

“Saat Bobby Nasution jadi Wali Kota, Medan akan jadi kota kedua di Sumatera yang menerapkan sistem online untuk pasar tradisional,” kata Bobby Nasution yang juga sudah blusukan ke Pasar Kampung Lalang, Medan.

Ia menyebutkan pihaknya sudah mempersiapkan sistem atau aplikasinya. “Bisa diakses melalui situs website www.pasarmedan.com,” ungkapnya.

Sebelumnya, menantu Jokowi Widodo ini juga blusukan ke Pasar Sei Sikambing di Jalan Gatot Subroto, Medan, dan menyempatkan diri menyambangi Sekretariat Relawan Bobby Nasution (Re-Born) di Jalan Kapten Muslim,Medan.

Bobby saat itu disambut Ketua Umum Re-Born Suwarno, Sekretaris Re-Born Rahmadsyah Harahap, Bendahara M Harahap, Romulo Sinaga dan jajaran pengurus lainnya.

Di lantai 2 gedung tersebut, Bobby menerima perwakilan pedagang guna menyerap aspirasi. Ada pedagang yang mendoakan agar Bobby-Aulia bisa memenangkan Pilkada Medan 2020.

Untuk bisa mewujudkan kesejahteraan pedagang, Bobby Nasution mengajak pedagang maupun masyarakat yang menginginkan perubahan, supaya menggunakan hak pilihnya.

“Agar seluruh program terwujud dan demi kesejahteraan kita bersama, saya mengharapkan ibu-ibu dan bapak-bapak pedagang pasar harus datang ke TPS pada 9 Desember 2020,” ujar Bobby.

Bobby juga meminta dukungan dari pedagang agar turut membawa anak dan seluruh keluarganya untuk memilih nomor urut 2, Bobby Nasution dan Aulia Rachman.

” Coblos nomor 2, untuk kota yang berkah dan sejahtera,” sebutnya.

Sedangkan Ketum Re-Born Suwarno mengungkapkan sejak dua bulan lalu, Tim Re-Born sudah diarahkan Bobby Nasution untuk menjemput aspirasi pedagang.

Kedatangan Bobby Nasution ke tiga pasar dalam satu hari menandakan bahwa memang pasangan nomor urut 2 menaruh perhatian terhadap kesejahteraan pedagang pasar tradisional dalam visi misinya.

“Tadi kita lihat Bang Bobby mendengar aspirasi dari pedagang. Semoga nantinya nasib pedagang pasar tradisional bisa lebih baik saat Bobby-Aulia jadi pemimpin Medan,” bebernya. Berita Medan, red