Muncul Klaster Penyebaran COVID-19 di Labuhanbatu, HMI Sumut: Gugus Tugas Terkhusus Bupati dan Kapolres Baru Jangan Terlena

Muncul Klaster Penyebaran COVID-19 di Labuhanbatu, HMI Sumut: Gugus Tugas Terkhusus Bupati dan Kapolres Baru Jangan Terlena
Foto: Taufik Kurniawan Tokoh Pemuda GTPP COVID-19 Sumut Bersama Tim Mebidang.

MUDANEWS.COM, Labuhanbatu – Berdasarkan informasi yang diterima oleh GTPP COVID-19 Sumatera Utara klaster baru penyebaran COVID-19 terjadi di kota Rantauprapt, Kabupaten Labuhanbatu. Sebanyak 24 tenaga kesehatan (nakes) di lingkungan RSUD, reaktif COVID-19 hasil rapid test dan 9 lainnya  positif hasil test swab PCR.

Sebagaimana diketahui pasca dilakukan tes massal kepada seluruh karyawan dan tenaga medis di rumah sakit plat merah tersebut sejak diketahui adanya dokter, perawat dan perekam medis yang dinyatakan positif.

Timbulnya klaster baru di wilayah provinsi sumatera utara tersebut dinilai karena kurangnya penegakan disiplin protokol kesehatan oleh Gugus Tugas COVID-19 Labuhanbatu di era adaptasi kebiasaan baru (new normal).

Wasekjen Badko HMI Sumut Taufik Kurniawan menilai ini merupakan shock terapi bagi gugus tugas, terkhusus pak Bupati selaku pimpinan satgas terkesan terlena.

“Seharusnya penegakan disiplin terus digalakkan tanpa henti, tak pandang tempat bahkan rumah sakit sekalipun,” tegas Wasekjen Badko HMI Sumut.

“Kemudian juga bapak kapolres baru bpk AKBP Deni Kurniawan SIK MH sebagai orang yang bertanggung jawab penuh terhadap kamtibmas labuhanbatu. Karena klaster baru COVID-19 tak bisa dipungkiri warga labuhanbatu mulai panik dan cemas,” ujar Taufik Kurniawan.

Lebih lanjut Taufik yang juga merupakan Tokoh Pemuda GTPP COVID-19 Sumatera Utara mengatakan sudah saatnya GTPP COVID-19 Labuhanbatu kembali serius menyikapi persoalan pandemi COVID-19 ini. Labuhanbatu merupakan zona hijau selama 6 bulan pandemi melanda, akibat klaster baru ini sekarang bisa mengarah ke zona merah. Apalagi ini hendak memasuki masa-masa kampanye pilkada.

“Kalau memang pihak Gugus Tugas Labuhanbatu kurang personil bisa juga melibatkan relawan dari para pemuda. Sekarang kita perlu sigap dan berkolaborasi seluruh elemen untuk bergandengan tangan dalam memerangi COVID-19. Pemuda dengan imunitas tubuh yang kuat sangatlah pantas menjadi garda terdepan dalam menekan timbulnya klaster baru penyebaran virus COVID-19. tutup Taufik Kurniawan. Berita Labuhanbatu, red