Pemerintah Desa Karya Maju Langkat, Terkesan Tidak Transparan Terkait BLT-DD

Pemerintah Desa Karya Maju Langkat, Terkesan Tidak Transparan Terkait BLT-DD
Pemuda Desa Karya Maju, M. Husni Rezeki

MUDANEWS.COM, Langkat – Di tengah pandemi Covid-19 masyarakat Karya Maju dihantui tanda tanya dan rasa penasaran siapa sebenarnya yang menerima Bantuan Langsung Tunai-Dana Desa (BLT DD) yang kabarnya 30 orang tersebut, karena sampai hari ini masyarakat tidak mengetahui siapa-siapa saja yang menerima BLT-DD tersebut.

Pemerintah Desa Karya Maju Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat diduga terkesan menyembunyikan siapa-siapa saja yang menerima BLT-DD.

Hal ini menuai respons aktivis kampus STAI-JM Tanjung Pura, M. Husni Rezeki mengatakan bahwa masyarakat sampai hari ini tidak pernah tau siapa saja yang menerima BLT-DD Karya Maju dan kapan bantuan itu diserahkan.

Merujuk Surat Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Nomor 9/PRI.00/IV/2020 Tanggal 16 April 2020 Perihal Petunjuk Teknis Pendataan Keluarga Calon Penerima BLT-Dana Desa, serta Surat Nomor 10/PRI.00/IV/2020 Tanggal 21 April 2020 Perihal Penegasan Petunjuk Teknis Pendataan Keluarga Calon Penerima BLT Dana Desa.

Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Taufik Madjid, S.Sos, M.Si dalam Surat Nomor 12/PRI.00/IV/2020 yang ditandatangani pada Senin  (27/4/2020) lalu.

Dalam surat tersebut menghimbau kepada seluruh Desa agar segera menyalurkan BLT Dana Desa untuk alokasi Bulan April selambat-lambatnya minggu pertama Bulan Mei 2020.

“Padahal berdasarkan surat pemberitahuan dari menteri Desa bahwa BLT-DD ini dikeluarkan mulai bulan April sampai bulan Juni 2020 sebesar Rp 600.000,” ungkap Husni, Rabu (3/6/2020).

Sedangkan sekarang, kata dia, sudah bulan Juni tapi kami masih belum tau siapa saja yang menerima BLT-DD tersebut.

“Kami juga tidak tau bagaimana mekanisme pendataannya, apakah sesuai kriteria yang ditetapkan oleh Menteri Desa dan PDTT atau tidak,” tandas Husni yang juga pemuda Desa Karya Maju.

Sementara Kades Karya Maju Mukhlis belum dapat dikonfirmasi melalui telepon seluler dan pesan whatsapp. Berita Langkat, red