Ketua Komisi E DPRD Sumut, Terkejut 83 Orang Jalani Karantina di Rumah

Ketua Komisi E DPRD Sumut, Terkejut 83 Orang Jalani Karantina di Rumah
Dimas Tri Adji, S.I.Kom

MUDANEWS.COM, Medan – Ketua Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) Dimas Tri Adji, S.I.Kom terkejut dan baru tahu dari media, termasuk persoalan mengenai adanya sistem protokol 83 orang jalani karantina di rumah.

“Kami akan rapat dengan Dinkes terkait karantina tersebut, apakah sudah berjalan dan diawasi sebagaimana mestinya,” kata Dimas ketika dihubungi mudanews.com, Kamis (13/2/2020) malam.

Dimas mengharapkan kita semua juga tidak langsung men-judge (menilai) sebanyak 83 orang ini adalah penyakit dan terjangkit corona. “Tapi hanya karena mereka ada riwayat berpergian ke negara-negara yang terpapar, menurut standar kesehatannya harus dikarantina,” imbuhnya.

Secara awam, Dimas menilai yang namanya karantina itu harus steril dan dipusatkan di tempat tertentu sesuai kebutuhan karantinanya, untuk apa.

Makanya yang pertama ingin kita tanyakan adalah protokol karantinanya. Apa dan bagaimana yang menjadi dasar ‘karantina di rumah masing-masing’ tersebut? Apa sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak berwenang lalu memutuskan untuk karantina di rumah karena menjaga kondusifitas daerah dan agar masyarakat tidak resah dll?

“Masyarakat Sumut tidak perlu takut, tapi perlu antisipasi,” himbau Dimas.

Antisipasi dengan beberapa cara, diantaranya tidak bepergian ke negara-negara yang terpapar, menjaga kontak dengan orang asing, dan jangan biasakan langsung percaya terhadap judul berita bombastis melalui media sosial, baca dulu secara keseluruhan dan tanya kepada pihak berwenang sebelum mempercayainya.

Komisi E DPRD Sumut, segera rapat dengan Dinas Kesehatan, dikarenakan jadwal kita disusun perbulan, kalau ada perubahan harus diusulkan terlebih dahulu ke badan musyawarah.

“Makanya, saya lebih tertarik untuk mendatangi Dinkes sebagai fungsi kontrol legislatif terkait karantina rumah ini,” tutur Anggota DPRD Sumut, Dimas Tri Adji. Berita Medan, red