Komisioner KPK Kunjungi Labuhanbatu, Bernostalgia dan Ingin Bersihkan Koruptor

Komisioner KPK Kunjungi Labuhanbatu, Bernostalgia dan Ingin Bersihkan Koruptor
Lili Pinta Uli Siregar dan sahabat di Labuhanbatu

MUDANEWS.COM, Labuhanbatu – Kedatangannya komisioner KPK di Labuhanbatu sedikit tertutup, demikian diungkapkan team panitia Khusus Muslimin dan rekannya di Rantau Prapat, Kamis (05/11/2019).

Team panitia khusus yang terdiri dari 3 orang yaitu Muslimin, Binsar, Pari mengungkapkan hal ini juga atas permintaan beliau (Lili Pinta Uli Siregar).

Kedatangan Lili Pinta Uli dimulai dari kota Aek Kanopan, kabupaten Labuhanbatu Utara, pada hari Selasa, 26 Nov 2019 sekitar jam 03.00 WIB, dengan menggunakan kereta api dari Medan-Membang Muda. Selanjutnya kegiatan dilanjutkan di Rantau Prapat dan Kota Pinang.

“Dalam beberapa pertemuan, Lili Pinta Uli Siregar dengan para sahabat, diskusinya bebas dan bercerita lepas aja dan sedikit bernostalgia atas perjalanan karier beliau di Labuhanbatu Raya, baik menyangkut diskusi dengan kelompok tani dan buruh maupun pendampingan beliau kepada para sahabat atas kasus- kasus yang dihadapi oleh kaum Buruh dan Petani di kabupaten Labuhanbatu Raya ini,” jelas mereka.

Menurut para sahabat Srikandi Sumatera Utara ini, Lili Pinta Uli Siregar adalah orang yang ramah dan sederhana dan tidak pernah mengenal kompromi terhadap siapapun yang melakukan penindasan terhadap Buruh dan Petani dampingan beliau. Bahkan setelah terpilih pun menjadi komisioner KPK-RI beliau masih menyempatkan diri untuk datang bertemu dengan para sahabatnya di kabupaten Labuhanbatu Raya ini dengan segala keramahannya seperti beberapa belasan tahun yang lalu.

“Mantan komisioner LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban) periode 2008-2018 yang lalu ini sebenarnya masih ingin berlama-lama untuk melakukan kunjungannya di kabupaten Labuhanbatu Raya ini, mengingat kunjungan selama tiga hari sejak tanggal 26- 28 Nopember 2019 tidaklah cukup waktunya untuk mengunjungi para sahabat beliau di Labuhanbatu Raya,” kata mereka.

Pada hari terakhir kunjungan beliau meninggalkan kabupaten Labuhabatu Raya tepatnya dari Rantau Prapat, pada tanggal 28 Nop 2019 pada pukul 14:30 Wib menuju Medan dengan menumpang transportasi kereta api sembari melambaikan tangan dan penuh dengan senyuman kehangatan. Berita Labuhanbatu, Denni Pardosi