Aksi Mahasiswa Labuhanbatu, Mahasiswa : Sayangkan Tindakan Represif Aparat
Agus Salim Daulay

MUDANEWS.COM, Labuhanbatu – Jum’at, 04 Oktober 2019, Pukul 20:00 WIB. Saat diwawancari oleh awak media tepatnya di Rantauprapat, Agus Salim Daulay Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Labuhanbatu (ULB) sangat menyayangkan Tindakan Represif Aparat terhadap Aksi Mahasiswa Labuhanbatu di depan Gedung DPRD Kabupaten Labuhanbatu Pada hari Senin, (30/9/2019).

Agus, menyayangkan tindakan represif aparat terhadap aktivis mahasiswa di depan Gedung DPRD Kabupaten Labuhanbatu dalam rangka aksi damai Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat ika bina en pabolo memanggil.

Agus yang juga merupakan salah satu Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi mahasiswa menyayangkan tindakan represif aparat terhadap mahasiswa yang menyampaikan aspirasinya di depan Gedung DPRD Kabupaten Labuhanbatu menuntut janji menolak revisi hasil UU KPK, RU KUHP, RUU Pertanahan dan beberapa rancangan undang-undang lainnya yang kontroversi, melalui pernyataan yang ditandatangani secara bersama-sama. Pada hari Senin, 30 September 2019 kemarin yang mana ini aksi lanjutan yang kedua.

“Di era demokrasi sebagai buah dari reformasi, kebebasan berpendapat dan berekspresi dijamin UU, dan saya kira kritikan konstruktif sehat bagi kehidupan berbangsa harus dihargai,” ujar Agus Salim Daulay.

Agus mengatakan saat masih ada kritik dalam beragam bentuk, termasuk demonstrasi petanda baik bagi demokrasi kita. Ia menegaskan, aparat sebagai pengayom rakyat semestinya lebih menekankan pendekatan persuasif dalam berkomunikasi dengan mahasiswa.

“Kritikan dari mahasiswa bukti kecintaan mereka kepada bangsa dan negara ini,” katanya.

“Saya meminta agar semua pihak menahan diri, aparat juga harus memilih cara yang lebih lunak dalam menghadapi mahasiswa, tidak kemudian bertindak agresif,” harap Agus.

Ia mengimbau agar tindakan represif tidak terulang kembali. Sebab mahasiswa adalah penerus generasi bangsa di masa depan yang akan menggantikan pemimpin hari ini. Berita Labuhanbatu, Putra