SAPMA PP Tebing Tinggi, Minta Kejari dan Tipikor Periksa Pimpinan KNPI
Dokumen Pelaksanaan Anggaran DPD KNPI Kota Tebing Tinggi

MUDANEWS.COM, Tebing Tinggi – Satuan siswa, pelajar dan mahasiswa (SAPMA) Pemuda pancasila Kota Tebing Tinggi meminta Kejari dan Tipikor Polres Tebing Tinggi untuk memeriksa pimpinan KNPI Tebing Tinggi terkait dana hibah tahun anggaran 2018, dimana masih terdapat beberapa laporan yang diduga dibuat secara fiktif.

Hal ini disampaikan ketua SAPMA Pemuda Pancasila saat di Kantor PP Jalan K.F Tandean, Senin (23/9/2019).

“Kajari dan Kapolres Tebing Tinggi harus segera memanggil saudara Hatta terkait dana hibah pemko Tebing Tinggi 2018 dimana banyak laporan kegiatan yang diduga dibuat secara fiktif tanpa adanya LPJ yang jelas. Contoh pembuatan plank organisasi senilai Rp 30juta tapi kita bisa sama-sama lihat dimana plank itu diletak, cuma ada di kantor KNPI masa plank 1 buah harganya Rp 30juta ini jelas merugikan negara,” ungkap Febby Renaldy.

Selain itu, bebernya, ada juga pengadaan perlengkapan dan rehab kantor KNPI yang masing-masing memiliki nilai Rp 47juta, bisa dilihat di kantor KNPI saat ini tidak memiliki inventaris apapun selain meja yang memang sudah lama berada di kantor KNPI. “Maka dari itu saya meminta agar penegak hukum segera memeriksa kembali saudara hatta terkait dana hibah pemko tebing tinggi,” ujar.

Febby meminta komitmen pihak penegak hukum mengungkap praktik KKN di Kota Tebing Tinggi, karena sudah banyak laporan bahwa ada beberapa oknum penegak hukum diduga secara sengaja melindungi saudara Hatta terkait masalah dana hibah pemerintah kota tebing tinggi tahun anggaran 2018. Berita Tebing Tinggi, red