Anggota LPA Labuhanbatu, Dihadang 4 Orang Tidak Dikenal
Sekretaris LPA Labuhanbatu, Azhar Harahap ST

MUDANEWS.COM, Labuhanbatu – Anggota Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Labuhanbatu Inisial SZ dihadang 4 Orang Tak Dikenal (OTK) pada saat perjalanan pulang ke Desa Tanjung Siram Kabupaten Labuhanbatu, pada hari Selasa, (17/9/2019) pukul 18.00 WIB dekat kuburan antara Desa Kampung Dalam dengan Desa Tanjung Siram  Kecamatan Bilah Hulu yang jauh dari perkampungan.

Disaat penghadangan oleh 4 Orang Tak Dikenal (OTK) yang mengendarai 2 sepeda motor dengan merek Supra dan sepeda motor besar mengatakan kepada korban (Anggota LPA Labuhanbatu).

“Jangan kau campuri desa kami jangan kau seperti pahlawan di desa kami. Siapa nama ibu, kerja apa ibu, lebih baik ibu gak usah lagi urus desa kami kalo ibu mau aman,” ujarnya

Pada saat itu, korban (Anggota LPA Labuhanbatu) mengucapkan kepada 4 Orang Tak Dikenal (OTK). “Apa urusanmu, tidak perlu tau apa kerjaan ku. Disaat kami berdebat tiba- tiba melintas mobil colt diesel mengangkat getah arah Desa Tanjung Siram menuju Kota Sigambal dan mobil tersebut berhenti seketika melihat saya yang mana sepeda motor saya sudah ditahan oleh salah satu OTK, supir dan kenek turun mengatakan ngapain klen disitu, bubar -bubar, yang kata tersebut kepada 4 Orang Tak di Kenal (OTK) disaat itu supir dan kenek mengatakan kepada saya, Pulang Kak, pulang kak, mereka orang sigambal aku kenal tu orang, gak pala dikejar mereka lagi kakak itu lagi,” ujarnya.

Pada saat itu 4 Orang Tak Dikenal (OTK) Langsung pergi dengan mengendarai sepeda motornya dengan kencang yang mana penghadangan mereka dikenal oleh supir dan kenek colt diesel mengangkat getah tersebut.

Disaat dikonfirmasi Ketua Lembaga Perlindungan Anak Labuhanbatu melalui Sekretaris Bung Azhar Harahap ST di kantornya mengatakan permasalahan ini sangat serius yang mana Anggota saya dihadang 4 Orang Tak Dikenal (OTK) yang tidak tau maksudnya dengan ucapannya.

“Beberapa hari yang lalu kita Lembaga melakukan kegiatan pemberian kartu KIS kepada warga Desa Lingga Tiga Kabupaten Labuhanbatu, dan sebelumnya kejadian penghadangan 4 OTK, anggota kita inisial SZ menceritakan kepada saya bahwa dia baru ketemu Kepala Desa Lingga Tiga tadi pagi pada hari selasa, Tanggal 17/9 mempertanyakan bagaimana cara mengeluarkan kartu KIS dan mengobrol lainnya termasuk membicarakan dalam acara Pilkades untuk bisa bergabung bersamanya,” ucapnya.

Lanjutnya, dengan adanya permasalahan ini kami Pengurus segera akan membuat laporan kepihak berwajib agar 4 Orang Tak Dikenal (OTK) tersebut secepatnya ditangkap oleh pihak kepolisian karena tidak tau apa maksudnya 4 OTK tersebut. Berita Labuhanbatu, Arjuna