Jihadfhobia = Islamofhobia

Mudik Bukan Pergerakan Teroris Tapi Kebahagiaan Rakyat
H. M. Rizal Fadillah, SH.

MUDANEWS.COM – Ini bukan ajakan siapapun melainkan ajakan Allah dan Rosul-Nya. Banyak ayat Qur’an yang mendorong untuk berjihad dan menjadikannya sebagai indikator keimanan seseorang. Rosulullah SAW menjalankan bersama para sahabat. Islam berjaya saat hamba-hamba-Nya berjihad fie sabilillah dan Surga pun diprioritaskan bagi para mujahid penegak agama.

Jihad tentu beruang lingkup luas dari bidang pendidikan, budaya, ekonomi, hingga politik. Basisnya adalah amar ma’ruf nahi Munkar. Menegakkan keadilan dan melawan kezaliman. Jihad adalah Khidmah pada agama dalam rangka “menolong agama Allah”. Kekuatan Islam pada Ruhul jihad. Mereka yang benci Islam akan berupaya menjauhkan umat dari doktrin keagamaan penting ini.

Di Indonesia serta di berbagai belahan dunia lainnya, pengembangan isu terorisme, ekstrimisme, atau radikalisme adalah peracunan untuk mengacaukan semangat jihad fie sabilillah. Bahkan istilah jihad pun diminimalisasi atau dieliminasi. Diwaspadai dan diperangi. Jihadphobia adalah islamophobia.

Bila Pemerintah atau siapapun mencoba untuk memisahkan Islam dari Jihad, maka modus sekularisasi ini mesti dilawan dengan jihad fie sabilillah. Jika agama disterilkan dari akidah dan syari’ah, maka Pemerintah atau siapapun ia telah melakukan kezaliman dan patut mendapat perlawanan. Jika korupsi ditoleransi, da’i dipenjarakan, penghianat dilindungi, pembunuh dibiarkan berkeliaran, maka wajib umat Islam untuk melakukan jihad fie sabilillah.

Biarlah Allah SWT yang memutuskan soal kalah atau menang, mulia atau hina, umat Islam hanya wajib menunaikan hukum kausalitas saja, jihad fie sabilillah adalah sebab untuk kemenangan dekat atau kemuliaan syahid.

Bukan waktunya berpangku tangan, bukan saatnya hanya memikirkan diri sendiri. Agama Islam sedang diacak-acak. Umat dilumpuhkan. Ingatlah lagu panggilan jihad Buya Hamka untuk menegakkan agama.

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allah Allahu Akbar.

Kalam suci menyentuh kalbu berjuang
Maju serentak mencapai kemenangan
Untuk negara, bangsa, dan keadilan
Panggilan Jihad hidupkan, panggilan jihad hidupkan

Pemuda pemudi Islam bangunlah
Panggilan jihad rampungkan
Wasiat Muhammad peganglah
Harta dan jiwa serahkan
Binalah persatuan, sirnakan perpecahan
Binalah persatuan, sirnakan perpecahan
Persatuan Kalam Tuhan

Kalam Ilahi menuntut persatuan
Perpecahan melumpuhkan kekuatan
Pertikaian menguntungkan musuh Tuhan
Hanya iman tauhid dapat menyatukan
Tuntutan agama menjadi tujuan
Panggilan jihad hidupkan, panggilan jihad hidupkan

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allah Allahu Akbar

Oleh : H. M. Rizal Fadillah, SH – Pemerhati Politik dan Keagamaan

Bandung, 17 April 2021