7 Kader Pengkhianat Demokrat Dipecat, Wan Helmy : Kami Dukung Penuh Tindakan Tegas AHY

7 Kader Demokrat
Ketua Partai Demokrat Batubara, Wan Helmy

MUDANEWS.COM, Batu Bara – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudoyono, Pecat 7 orang kader Demokrat yang diduga berhianat  kepada partai dan terlibat dalam gerakan pengambil alihan kepemimpinan partai Demokrat.

Tindakan AHY tersebut mendapat dukungan dari semua Kader Demokrat, tanpa terkecuali dari DPC Demokrat Batu Bara yang dipimpin Wan Helmy.

Wan Helmy, dalam jumpa persnya, Senin (1/3/2021), mengatakan mendukung penuh dengan tindakan tegas yang telah dilakukan Ketua Umum, bapak Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Wan Helmy menilai dengan memecat 7 anggota Kader Demokrat Pusat yang coba merebut atau mngambil alih Paksa dengan niat busuk untuk melakukan Kongres Luar Biasa (KLB) adalah langkah yang tegas dan paling tepat.

Sehingga, tak ada ruang bagi penghianat partai untuk bergabung dalam ruang Demokrat.

“Keputusan yang diambil Ketua Umum AHY itu sangat tepat dan bijak, sebab itu permintaan dan kemauan dari seluruh kader Demokrat se Indonesia,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan Wan Helmy, Partai Demokrat telah menjadi rumah bersama para kader di seluruh Indonesia. Oleh karenanya, jika ada kader mau menghancurkan rumah sendiri, pasti yang lain akan terganggu.

“Perlu diketahui, Kader-kader yang sehat tidak akan mau rumahnya di obrak-abrik oleh maling apalagi ada pengkhianat di dalamnya,” tegas Helmy.

Maka dari itu, bapak AHY tidak akan membiarkan maling ataupun penghianat itu masuk.

“Dan Logikanya, jika maling mau masuk, tentu ada penghuni yang mencoba berkhianat. jadi langkah Ketum AHY sangat Bijak dan tepat,” tuturnya.

Selanjutnya, Demokrat Batubara, juga menyampaikan akan memegang teguh loyalitas kepada partai dan tidak berhianat apa lagi menjual diri.

“Kami juga sampaikan kepada ketua umun Partai Demokrat Mas AHY,  kader Demokrat Di Kabupaten Batubara tidak akan menjual diri dan partai ini, sebagaimana ketegasan Ketua Majelis Tinggi pak SBY, partai ini tidak untuk di jual,” tegas Wan Helmy.

Terakhir Wan Helmy menilai, iming-iming uang 100 juta untuk KLB dalam suksesi GPK-PD  adalah penghinaan kepada kader pemilik suara, dan sebagai ketua DPC partai Demokrat Kabupaten Batubara,  saya bersumpah loyal dan patuh kepada ketua umum AHY dengan Ketua Majelis Tinggi Pak SBY.

“Harapan kami kepada kroni-kroni 7 pengkhianat ini harus di Investigasi dan ditindak secara hukum yang berlaku, siapapun kader yang teribat harus diberikan sanksi yang tegas oleh DPP partai Demokrat sesuai dengan ketentuan dan konstitusi partai,” tegas Ketua Partai Demokrat Batubara, Wan Helmy. (Malaka)