Pemilu Serentak 2024, IPM Sumatera Utara: Membingungkan Pemilih Pemula

Pilkada Harus Berjalan Damai, Jika Ingin Ekonomi Berjalan Baik
Net/Ilustrasi

MUDANEWS.COM, Medan – Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilihan Umum yang sedang dibahas oleh DPR RI kini menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Hal ini juga menjadi sorotan bagi kalangan pelajar, yakni Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Sumatera Utara.

Ketua Umum IPM Sumatera Utara, Hanifa Syavina memandang bahwa PEMILU serentak tahun 2024 akan sangat membingungkan kalangan pelajar yang merupakan pemilih pemula.

“Kami memandang bahwa jika PEMILU tetap dilaksanakan secara serentak pada 2024 akan menimbulkan kebingungan para pemilih pemula di mana PEMILU ini merupakan pengalaman pertama bagi mereka,” ujar Hanifa, Sabtu (30/1/2021).

Selanjutnya, Hanifa menyampaikan bahwa dibutuhkan fokus yang optimal bagi para penyelenggara untuk dapat memberikan edukasi politik bagi para pemilih pemula. Mengingat pada Pemilu 2019, para penyelenggara Pemilu memiliki beban yang sangat berat sehingga menyebabkan ratusan penyelenggara pemilu meninggal dunia.

“Kita harus belajar pada Pemilu 2019, edukasi politik bagi pemilih pemula tidak optimal karena fokus serta energi para penyelenggara habis untuk pelaksanaan Pemilu, bahkan mengakibatkan banyak penyelenggara Pemilu meninggal dunia akibat sakit dan kelelahan. Oleh karena itu, kami menolak Pemilu serentak 2024 dan mendorong agar DPR RI melakukan revisi UU Pemilu sehingga pelaksanaan Pemilu dapat efektif dan menjadi pendidikan politik yang baik bagi kami para pelajar,” tutur Hanifa.¬†berita kota Medan (seftian)