PPP DIY Dukung Sandiaga Uno yang Masuk Bursa Ketumnya

PPP DIY Dukung Sandiaga Uno yang Masuk Bursa Ketumnya
DPW PPP DIY mendukung masuknya nama Sandiaga Uno dalam bursa calon ketua umum (caketum) PPP. (Net/Foto)

MUDANEWS.COM, Yogyakarta – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendukung masuknya nama Sandiaga Uno dalam bursa calon ketua umum (caketum) PPP. DPW PPP DIY juga menyampaikan sejumlah nama lain di antaranya Khofifah Indar Parawansa dan Gus Ipul.

“Tentu saja (mendukung Sandiaga sebagai caketum PPP), pertama kita berterima kasih atas apresiasi kepada Sandiaga Uno, dan calon yang lainnya termasuk yang sekarang berkembang yaitu, Pak Gatot Nurmantyo, ada Ibu Khofifah Indar Parawansa, ada Gus Ipul (Saifullah Yusuf),” kata Ketua DPW PPP DIY, Amin Zakaria saat dihubungi detikcom, Senin (26/10/2020).

Menurutnya, mereka berempat merupakan tokoh-tokoh yang tidak perlu diragukan dari aspek pengalaman politiknya. Bahkan dari sisi bisnis, leadership hingga managerial dinilainya mumpuni.

“Sehingga tentu saya sebagai ketua DPW PPP sangat berterima kasih dan mendukung kepada mereka semua agar bisa diadopsi, diserap aspirasinya sehingga membuat dinamika politik dan demokrasi di PPP semakin menjadi baik,” ucapnya.

“Dan itu menunjukkan betapa masih banyaknya rasa cinta dari berbagai macam tokoh politik maupun tokoh pemerintahan yang berkenan mau bersama-sama membesarkan PPP,” imbuh Amin.

Mengingat di masa mendatang, kata Amin, tantangan PPP semakin berat. Beratnya tantangan terkait parliamentary threshold.

“Karena saya prediksi bahwa parliamentary threshold itu akan naik hingga 5-7 persen dengan asumsi bahwa timbulnya aturan parlemen threshold itu adalah dengan konsep untuk mengurangi jumlah parpol yang akan berkontestasi di dalam pemilu,” katanya.

Untuk itu, dia menaruh kriteria khusus bagi caketum PPP. Semua itu, disebut Amin agar PPP kembali ke trek semula dan semakin berkembang.

“Ketua yang baru ini harus sungguh-sungguh memiliki kemampuan kepemimpinan juga dari aspek bagaimana fundraising yang diperbolehkan oleh aturan perundang-undangan. Sehingga memiliki kemampuan untuk membesarkan PPP,” ucapnya.

“Dan harus punya kemampuan komunikasi dan political relationship yang unggul dengan berbagai pihak seperti presiden, pemerintah, pimpanan parpol, ormas-ormas besar dan stakeholder lainnya,” lanjut Amin.

Di samping itu, Amin menyebut Ketua Umum yang baru nantinya harus memiliki kepemimpinan yang tidak memiliki sifat feodalistik. Selain itu harus mengutamakan kepemimpinan yang dialogis dan demokratis.

“Sehingga kalau kita mampu berdemokrasi dengan baik maka tentu organisasi ini akan memberi sumbangsih yang positif bagi rezim pemerintahan siapapun. Tapi kalau demokrasi itu tidak terjadi, sistem baik tidak ada akan menjadi bagian perselisihan terus menerus di dalam organisasi politik dan menimbulkan perpecahan,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, nama sejumlah tokoh mencuat untuk mengisi kursi Ketua Umum PPP. Bahkan, nama Sandiaga Uno pun diusulkan oleh sejumlah DPC PPP untuk menjadi ketum Partai Ka’bah itu.

“Sementara ada sejumlah DPC yang juga mewacanakan Sandiaga Uno. Ya itu kan hak untuk menyampaikan, tetapi semua tergantung kepada muktamirin, siapa yang akan dipilih nanti,” kata Wasekjen PPP Achmad Baidowi saat dihubungi wartawan, Minggu (25/10).

Sumber : detik.com