Milad 73 Tahun HMI; Kado Alarm untuk Kader HMI

Milad 73 Tahun HMI; Kado Alarm untuk Kader HMI
Ilustrasi

MUDANEWS.COM – Milad 73 tahun Himpunan Mahasiswa Islam, moment bahagia bagi seluruh kader HMI di Indonesia. Pada tanggal 05 Februari 1947 telah lahir sebuah organisasi yang penuh dengan niat luhur serta perjuangan pergerakan dan intelektual yang luar biasa, tidak usah di ulang siapa pelopor dan bagaimana sejarahnya, karena hal ini sudah sangat melekat pada diri seorang kader Himpunan Mahasiswa Islam.

73 tahun HMI berkiprah, apakah menjadi perjalanan umur yang bahagia atau malah menjadi perjalanan umur yang penuh dengan duka? Kondisi kader HMI saat inilah yang menjadi jawaban atas pertanyaan itu.

Penulis melihat betapa bahagianya para generasi HMI yang penuh dengan semangat memberikan ucapan milad pada himpunan melalui flyer-flyernya. Bahkan dengan loyalitas tinggi merencanakan akan membuat kegiatan sebagai puncak perayaan milad HMI ke 73, apresiasi pada mereka yang tetap setia menjunjung tinggi loyalitas dan militansi terhadap himpunan.

Himpunan Mahasiswa Islam bukan organisasi yang berjalan tanpa dinamika dan perjuangan yang hebat, para kadernya mampu mentransfer semangat keisalaman-keindonesiaan dalam setiap hembus perjuangan yang dilaluinya untuk menghadapi dinamika yang menerpa Himpunan ini. Sebab itulah himpunan masih terus berkiprah sampai saat ini.

Dalam setiap perjalanannya, HMI selalu dihadapkan dengan permasalahan-permasalahan yang sangat kompleks, namun dengan kerja keras seluruh kadernya dan dengan bantuan alumni seluruh permasalahan dapat dilalui.

Penulis ikut berbahagia dengan panjang umurnya Himpunan dan ikut merayakan lahirnya Himpunan ini, tak lupa saya menitipkan kado saya yang sangat besar ini kepada seluruh Kader HMI, kepada seluruh Alumni dan khususnya kepada pejabat tinggi HMI.

Kadonya berisi sebuah alarm pengingat bahwa kondisi sedang tidak baik-baik saja Indonesia butuh sosok kader HMI, banyak permasalahan yang harus dijembatani untuk di aspirasikan pada pemerintah.

Saat ini, rakyat sedang menjerit dengan kondisi ekonomi yang semakin ruwet, rakyat desa pedalaman sedang menjerit memohon aluran tangan demi sesuap nasi, anak-anak semakin anarkis karena pendidikan tidak terdistribusi dengan baik, ibu-ibu sedang menjerit gas LPJ subsidi akan ditarik, rakyat terus menjerit melihat kondisi yang semakin rumit. Dan Kader HMI pun sedang menjerit atas kondisi PB HMI yang tak juga finish.

Semoga kado dari penulis ini dapat bermanfaat untuk kader dan Alumni HMI.
Selamat milad ke 73 tahun HMI.

Penulis : Dina Maysarah Harahap (kader yang sedang menjerit)