Pemerintah Salurkan Tunjangan Khusus bagi Guru Terdampak Banjir dan Longsor di Sumatera

Breaking News
- Advertisement -

 

Mudanews.com Jakarta | Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyalurkan tunjangan khusus kepada para guru yang terdampak bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumatera. Kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memastikan keberlangsungan layanan pendidikan di tengah kondisi darurat pascabencana.

Dalam rilis resminya, kementerian menyampaikan bahwa tunjangan khusus tersebut diberikan kepada guru yang berada di satuan pendidikan terdampak bencana dan telah melalui proses pendataan serta verifikasi oleh pemerintah daerah dan kementerian terkait.

Bantuan ini dimaksudkan sebagai penopang agar proses belajar mengajar tetap berjalan, sekaligus membantu menjamin penghidupan para guru yang terdampak secara langsung akibat kerusakan fasilitas pendidikan maupun kondisi sosial ekonomi pascabencana.

Pemerintah menilai peran guru sangat strategis dalam menjaga keberlanjutan pendidikan serta pemulihan psikososial peserta didik di wilayah terdampak. Oleh karena itu, negara hadir memberikan dukungan konkret agar para pendidik tetap dapat menjalankan tugas profesionalnya secara optimal.

Apresiasi atas kebijakan tersebut disampaikan oleh para guru penerima manfaat dari berbagai daerah di Sumatera. Muhammad Ikhsan Nasution, guru SMKN 1 Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap para pendidik di wilayah terdampak bencana.

Ucapan serupa juga disampaikan Dina Ispanti, guru SMA Negeri 1 Natal, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, yang menilai tunjangan khusus tersebut sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan dasar dan menjaga keberlangsungan aktivitas mengajar.

Sementara itu, Neli Eriani, guru SMAN Agam Cendekia, Sumatera Barat, menyatakan bahwa bantuan yang diterimanya menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam mendukung guru di tengah situasi sulit akibat bencana alam.

Dari wilayah Aceh, Yusrawati, guru TK Ar-Raihan Bireuen, Aceh, turut menyampaikan apresiasi kepada pemerintah. Ia menilai tunjangan khusus tersebut sangat berarti dalam membantu para guru bertahan dan tetap menjalankan peran pendidikan pascabencana.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atas perhatian serta kepedulian pemerintah kepada para guru yang terdampak bencana. Bantuan tunjangan khusus ini menjadi dukungan moral dan material bagi kami untuk tetap menjalankan tugas pendidikan dengan penuh tanggung jawab,” demikian pernyataan para guru tersebut.

Pemerintah menegaskan akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap penyaluran bantuan agar tepat sasaran, sekaligus mempercepat pemulihan sektor pendidikan di daerah-daerah terdampak bencana alam.**(Red)

 

Berita Terkini