Kreatif, Pemuda Pamekasan Dirikan Rumah Pintar untuk Menampung Anak-Anak

Pemuda Pamekasan Dirikan Rumah Pintar untuk Menampung Anak-Anak
Pemuda Pamekasan mendirikan Rumah Pintar untuk menampung anak-anak

MUDANEWS.COM, Pamekasan – Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di tengah Pandemi Covid-19 Pemuda Pamekasan mendirikan Rumah Pintar untuk menampung anak-anak dari seluruh elemen terutama lapisan menengah ke bawah agar mereka tidak putus dalam belajar meski non formal.

Rumah Pintar merupakan pembelajaran non formal bagi penduduk desa yang dapat dipergunakan untuk mendukung dunia pendidikan di daerah pedesaan tepatnya.

Hal ini didirikan atas dasar pengabdian dan kesadaran pemuda desa yang sadar akan pentingnya dunia pendidikan. Rumah Pintar ini bertempat di daerah yang jauh dari hiruk perkotaan tepatnya di Dusun Sek-Gersek, Desa Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.

Pemuda Pamekasan
Pemuda Pamekasan ketika mengajar anak-anak di Rumah Pintar

“Atas dasar itulah 3 pemuda desa mendirikan Rumah Pintar dengan kegiatan antara lain, rumah belajar bagi anak-anak, rumah baca, kursus bahasa asing, belajar komputer dan lain-lain. Tidak hanya menampung anak-anak untuk belajar, tetapi juga menfasilitasi para orang tua yang buta huruf dan juga mengajarkan masyarakat sekitar untuk menciptakan ekonomi kreatif dengan modal pengabdian dan gerakan sosial,” ucapnya salah satu perintis rumah pintar Mohammad Soleh Mahasiswa asal Universitas Madura, Senin (8/2/2021).

“Hal ini kami dirikan atas dasar kepedulian terhadap pendidikan anak-anak di pedesaan. Mereka butuh motivasi, dukungan dari kakak-kakaknya. Apalagi ini adalah kampung halaman kami sendiri yang saya tahu masih terbatas secara sarana dan prasarana dalam dunia pendidikan. Jadi saya berharap, anak-anak ini bisa semangat terus untuk belajar dan memanfaatkan betul adanya rumah pintar ini,” tegasnya.

Pemuda Pamekasan Dirikan Rumah Pintar
Pemuda Pamekasan ketika mengajar anak-anak di Rumah Pintar

Diketahui kegiatan dalam rumah pintar ini antara lain, belajar membaca, menulis dan mewarnai untuk kategori anak-anak yang masih PAUD dan belajar bahasa asing seperti bahasa Inggris dan Arab, belajar komputer, dan prakarya untuk anak-anak setingkat SD/MI. Bahkan untuk para orang tua rumah pintar ini akan kami jadikan tempat belajar bagi mereka yang buta huruf.

(Hanafi)