Dosen PGSD UMN Al Washliyah: Guru Jadi Kunci Keberhasilan Pendidikan

Dosen PGSD UMN Al Washliyah: Guru Jadi Kunci Keberhasilan Pendidikan
Nila Lestari, S.Pd., M.Pd

MUDANEWS.COM, Medan – Dalam rangka menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi sebagai Dosen Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah, Nila Lestari, S.Pd., M.Pd sebagai Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UMN Al-Washliyah melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).

PKM ini terlaksanakan pada hari Sabtu (23/11/2019) di SD Rizki Ananda Desa Marindal 1 Kecamatan Patumbak.

Evi Khairani, S.Pd selaku Kepala Sekolah beserta Bapak dan Ibu Guru SD Rizki Ananda juga turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan ini mengambil Tema PKM “Pelatihan Pengembangan Kreasi Media Pembelajaran Kain Flanel Untuk Guru SD Rizki Ananda  Kecamatan Patumbak”. UUD Nomor 20 tahun 2003 tentang sistem Pendidikan Nasional, Bab II Pasal 3 yang berisi sebagai berikut : Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggungjawab.

Adapun tujuan dari kegiatan PKM  adalah : (1) Untuk  memberikan pemahaman kepada guru tentang perannan penting penggunaan media pembelajaran; (2) Guru  dapat menyesuaikan penggunaan media dengan materi yang akan diajarkan ; 3) Meningkatkan kreatifitas guru dalam pembuatan media pembelajaran berbasis kain flanel; (4) Meningkatkan Minat belajar siswa baik dikelas rendah (kelas 1, 2 dan 3) maupun dikelas tinggi (kelas 4, 5 dan 6).

Nila Lestari, S.Pd., M.Pd memaparkan, pembelajaran pada abad 21 menuntut peran pemerintah dan guru. Pemerintah perlu menyediakan berbagai fasilitas sarana dan prasarana, sedangkan guru harus kreatif dalam menciptakan pembelajaran berdasarkan prinsip pembelajaran abad  21 baik didaerah terpencil dan daerah berkembang yang memiliki tantangan masing-masing dan memerlukan perlakuan yang berbeda dalam pembelajaran.

“Salah satu keterampilan yang harus dikuasai guru adalah penguasaan dalam menggunakan media pembelajaran yang sesuai dengan keperluan pembelajaran pada peserta didik oleh karena itu perlunya diadakan pelatihan dalam pengembangan media pembelajaran untuk para guru guna untuk meningkatkan minat guru dalam memanfaatkan media pembelajaran,” jelasnya.

Ujar Nila, media dibutuhkan agar peserta didik dapat menyerap materi belajar dengan baik. Bayangkan jika peserta didik hanya mendapatkan materi dari pengajar melalui penjelasan langsung tanpa media apapun. Tentunya kegiatan belajar akan terasa sangat membosankan. Akibatnya, peserta didik akan kesulitan untuk memahami isi dari materi yang dipelajari.

“Peran guru menjadi kunci keberhasilan dalam mengembangkan misi pendidikan dan pengajaran di sekolah, guru juga bertanggung jawab untuk mengatur, memanagemen kelas, mengarahkan dan menciptakan suasana kondusif  yang mendorong peserta didik untuk melaksanakan aktivitas belajar dikelas,” terangnya.

Menurut Nila, keterampilan guru dalam mengajar merupakan faktor yang paling penting sebagai upaya mentransfer ilmu pengetahuan kepada peserta didik. Karena hal itu dapat mengatasi kebosanan siswa dalam belajar, dan meningkatkan minat belajar sehingga tercipta suasana belajar yang kreatif dan menyenangkan. Berita Medan, Alvian