Anak Pedagang Labuhanbatu, Wisudawati Bercadar Ini Terbaik Ilmu Hukum
Nurhasanah Putri SH (tengah) foto bersama kedua orangtuanya saat acara wisuda.

MUDANEWS.COM, Labuhanbatu – Seorang gadis bernama Nurhasanah Putri anak pedagang kaki lima, tak menjadi halangan baginya untuk kuliah dan lulus dengan hasil yang sangat baik.

Anak pasangan Hanafiah usia 57 dan Yerti usia 55 warga Jalan Manggis, Komplek Pasar Gelugur, Kelurahan Sirandorung, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara yang kesehariannya mencari nafkah dengan berdagang bumbu giling dikaki lima Pasar Gelugur, Rantauprapat itu saat ini sangat bangga.

Pasalnya, tepat hari Senin (23/9/2019) anak keenam dari tujuh bersaudara itu diwisuda dengan lulusan predikat dengan pujian atau Cum Laude program sarjana ilmu hukum di Universitas Labuhanbatu yang beralamat di Jalan Sisingamangaraja No.126 A KM 3.5 Aek Tapa, Bakaran Batu, Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara 21418.

Gadis kelahiran Labuhanbilik, 29 Desember 1995 itu saat diwawacarai dikediamanya mengatakan bahwa perjuangan meraih predikat terbaik memang tidak mudah, butuh perjuangan dan pengorbanan.

“Alhamdulillah, saya meraih hasil terbaik di fakultas hukum di Universitas Labuhanbatu dengan IPK 3,76. Tidak mudah untuk meraihnya, selain harus rajin belajar, banyak membaca dan jangan lupa juga berdoa ” kata gadis yang biasa disapa Putri itu, Senin, 7 Oktober 2019.

Gadis cantik itu menyebutkan bahwa dirinya terlahir dari keluarga sederhana. Namun tekat untuk menimba ilmu di Universitas sangat kuat, bahkan gadis berbodi langsing itu berhasil mendapatkan predikat terbaik dengan IPK 3,76 dari 63 orang mahasiswa/i satu jurusannya.

“Saya terlahir dari keluarga sederhana, saya anak paling kecil perempuan, tekat kuat juga salahsatu kunci sukses. Alhamdulillah, perjuangan selama ini tidak sia-sia,” ucapnya.

Gadis bercadar itu menceritakan perjuangan hidupnya sehari-hari, bahwa dirinya setiap hari bangun subuh sekira pukul 03.00 Wib untuk membantu orangtuanya berdagang bumbu giling dikalilima Pajak Gelugur, Rantauprapat.

“Demi melangsungkan hidup keluarga dan kebutuhan kuliah, saya membantu orangtua berjualan bumbu giling dikakilima pasar gelugur. Jika waktu kuliah saya diantar ayah kekampus naik kreta (sepedamotor) dan pulang kuliah juga dijeput, begitulah setiap harinya,” cerita gadis berkulit putih itu mengenang kesehariannya saat kuliah.

Diakhir cerita, tak lupa gadis bedarah campuran Melayu dan Padang itu mengucapkan terimakasih kepada kedua orangtuanya serta kepada para dosen pengajarnya.

Adapun profil pendidikan Nurhasanah Putri SH sebagai berikut,
– SD Negeri No. 115535 di Kecamatan Rantau Utara, tamat 2008.
– SMP Negeri 1 Rantau Utara, tamat 2011
– SMA Swasta Muhammadiyah 10, Rantauprapat, selesai 2014.

Berita Labuhanbatu, Arjuna