Dinas Perpustakaan Labuhanbatu, Ciptakan Pembelajaran Melalui Eco Enzyme dan Mendongeng
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Labuhanbatu Ir. H. Leo Sunarta, M.MA ditengah kesibukan ibu-ibu melaksanakan praktek Eco Enzyme pengolahan sampah dapur berupa sayur-sayuran dan buah-buahan. 

MUDANEWS.COM, Labuhanabatu – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Labuhanbatu dengan Program Peningkatan Minat Baca dan Pengembangan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial bekerja sama dengan Kampung Dongeng Sumatera Utara berupaya untuk menciptakan pembelajaran kepada ibu dan anak melalui kegiatan Eco Enzyme dan Mendongeng untuk kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini digelar, Minggu (29/9/2019) di Lantai II Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Labuhanbatu.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Labuhanbatu Ir H Leo Sunarta, MMA dalam keterangannya kepada Tim Jurnalis Diskominfo Labuhanbatu menjelaskan, Tujuan pertemuan pada hari ini adalah tindak lanjut dari program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial dimana perpustakaan adalah sebagai sumber ilmu bagi semua kalangan, dari anak-anak sampai dengan orang dewasa.

Momen ini kami ambil pada hari ini dengan mendatangkan stakeholder dari Kampung Dongeng Provinsi Sumatera Utara untuk memberi pencerahan dan memberi dongeng kepada anak-anak kita agar menumbuh kembangkan minat untuk membaca.

Disamping itu juga sebagai pembelajaran kepada ibu-ibu yang hari ini mendampingi anak-anaknya yaitu eco enzyme suatu ketrampilan atau suatu keahlian mengolah bahan-bahan pangan, apakah itu sayuran atau buah-buahan untuk menjadi gula, ini sudah jelas sangat bermanfaat bagi para ibu-ibu, jadi kita rubah paradigma yang lama perpustakaan sebagai tempat membaca buku, tapi ini adalah sebagai pusat dari pada ilmu pengetahuan, caranya kita mulai dengan pertemuan jadi tidak merasa membosankan, itulah kira-kira maksud pertemuan pada hari minggu ini, jelas Leo Sunarta.

Sementara, Bunda Indri dari Kampung Dongeng Sumatera Utara menambahkan, kegiatan kita adalah mengembangkan dari sebuah ilmu literasi, yang kita ketahui perpustakaan ini hanya sebagai tempat membaca, tapi juga sebagai pusatnya pembelajaraan apapun itu, hari ini kita akan belajar membuat eco enzyme yaitu senyawa distekkan alami untuk kehidupan sehari-hari dan ada juga kegiatan mendongeng untuk adik-adik.

Menurut Bunda Indri, Kegiatan eco enzyme itu kegiatan untuk menyuling atau mempermentasikan dari sampah dapur dengan gula sehingga terjadi senyawa distekkan bisa kita gunakan untuk kehidupan sehari-hari dan juga memperkenalkan tentang manfaat daur ulang sampah bagi anak-anak.

Sedangkan manfaatnya untuk anak-anak, yang jelas adik-adik akan diajari sadar lingkungan itu penting dan semua sampah sebenarnya tidak perlu berakhir di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) tapi juga bisa kita pergunakan untuk yang lainnya, jelas Bunda Indri.

Ir. Esty Pancaningdiyah, M.Si Salah seorang penggiat literasi dan pecinta anak-anak yang turut berpartisipasi dalam kegiatan itu dengan memberikan hadiah dari daur ulang koran bekas menjadi sebuah celengan mengungkapkan, bahwa dirinya sangat senang sama anak-anak, kebetulan saya punya sesuatu yang bisa saya kasikan, tapi maksudnya adalah untuk memberikan motivasi kepada anak-anak bisa menyimak, menyimak apa yang diceritakan oleh pendongeng, jadi caranya setelah mendongeng kita minta diberikan pertanyaan tentang dongeng tadi, kalau nanti mereka bisa menjawab kita kasi hadiah.

Kalaupun sekarang masih banyak tidak menyimak suatu saat nanti dengan adanya seperti ini mereka akan berusaha untuk menyimak, mudah-mudahan mereka senang dengan hadiah ini dan kenapa saya kasi celengan, sekaligus mendidik mereka untuk menabung, nanti kalau sudah banyak bisa digunakan mereka, terang Esty.

Kegiatan yang dilaksanakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Labuhanbatu bekerjasama dengan Kampung Dongeng Sumatera Utara ini pesertanya berasal dari TK/PAUD Kartini Binaan Hj. Rosmanidar Andi Suhaimi Dalimunthe Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Labuhanbatu dan PAUD Banil Authon masing-masing beserta orang tuanya ditambah lagi dari Pengurus dan Anggota Tim Penggerak PKK Lingkungan Air Bersih Kelurahan Padang Matinggi dan Tim Penggerak PKK Kelurahan Sirandorung.

Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan kegiatan praktek Eco Enzyme atau pengolahan sampah dapur sayur-sayuran dan buah-buahan oleh ibu-ibu, baik itu orang tua murid maupun pengurus dan anggota Tim Penggerak PKK. Sedangkan kegiatan anak-anak TK/PAUD, selain mendengarkan dongeng juga turut belajar membuat permainan ketapel dari bahan cup plastik, balon dan bola serta diperkenalkan dengan hasil daur ulang koran bekas yang telah menjadi sebuah celengan untuk menabung. Berita Labuhanbatu, Arjuna