Gempa Bumi Tektonik M 5,8 Guncang Kota Bengkulu dan Sekitarnya

Gempa Bumi di Bengkulu
Ilutrasi Gempa (Foto: tangkapan layar instagram @infobmkg)

MUDANEWS.COM, Bengkulu – Wilayah Kota Bengkulu dan sekitarnya diguncang gempa tektonik pada hari Kamis, 07 Januari 2021 pukul 00.28.35 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo Mw=5,7.

Episenter gempabumi terletak pada koordinat 4,44 LS dan 102,51 BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 40 km arah Selatan Kota Tais, Kabupaten Seluma, Bengkulu pada kedalaman 64 km.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” tullis admin instagram @infobmkg.

Guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Kota Bengkulu IV – V MMI (Getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun), Manna IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), Kepahiang III – IV MMI, Lubuk Linggau, Pagar Alam, Argamakmur, Rejang Lebong, Bengkulu Tengah, dan Lahat III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu), Pesisir Barat dan Liwa II-III MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” tulis admin.

Gempa bumi susulan

Hingga hari Kamis, 07 Januari 2021 pukul 01.05 WIB, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

“Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,” tulis admi. (red)