Sekretaris GP Alwashliyah – Mhd Hafiz Saragih kecam pernyataan Anggota DPRD yang sudutkan marga Saragih, pinta Partai beri sanksi 

Breaking News
- Advertisement -

MudaNews | TebingTinggi, Menyikapi atas beredarnya vidio yang viral beberapa hari yang lalu tentang RDP yang di gelar oleh DPRD Kota Tebing Tinggi kepada kepala RSUD Kumpulan Pane bersama Kepala Dinas Kesehatan Tebing Tinggi, terkait terjadinya penolakan pasien di RSUD Kumpulan Pane yang juga Viral . Rabu 21 Januari 2025

Mhd. Hafiz Saragih sekretaris Gerakan Pemuda Al washliyah Kota Tebing Tinggi, menyikapi vidio yang beredar tentu apresiasi dengan kesigapan DPRD dalam menyikapi persoalan kota yang tentu masih banyak PR bagi pemerintahan hari ini, namun pada kesempatan itu pula Hafiz saragih juga cukup menyayangkan sikap dari salah satu Anggota DPRD Kota Tebing Tinggi kepada Kepala Dinas Kesehatan Tebing Tinggi pada sesi pertanyaan

“Kita cukup sayangkan dan kecam stetmen salah satu anggota DPRD yang sudutkan marga saragih itu, bagaimana tidak?, kita apresiasi sikap DPRD secara kelembagaan yang langsung menyikapi persoalan penolakan pasien, sangat-sangat kita apresiasi, namun kita kecewa salah satu Anggota DPRD Kota Tebing Tinggi yang terhormat berstetmen yang mengkaitkan marga saragih dengan penetapan kepala dinas kesehatan, kita sama-sama mengerti bahwa untuk mengemban kepercayaan sebagai kepala OPD itu ada mekanisme ada aturannya, lantas apa hubungannya dengan marga, apa karena walikota pula marga saragih kemudian secara tidak langsung apa marga saragih itu nepotisme begitu? Ini yang kita sayangkan dan kita kecam, dan stetmen seperti itu dilontarkan pula pada RDP DPRD Kota Tebing Tinggi yang tentu juga sebagai Rapat yang terhormat, apa hubungannya marga dengan jabatan di rapat terhormat pula” Ujar Hafiz Saragih

Atas hal tersebut HIMAPSI Kota Tebing Tinggi telah melaporkan salah satu Anggota DPRD Kota Tebing Tinggi tersebut 20 Januari 2026 ke Polres Tebing Tinggi, Hafiz saragih berharap Polres dapat bersikap serius dalam mendalami dan menyikapi laporan tersebut, serta Partai Anggota DPRD itu pula dapat berikan sanksi pada Anggotanya

“Kita ketahui atas persoalan tersebut Himapsi telah laporkan anggota dewan tersebut dan kita berharap polres dapat mendalami persoalan ini dan tidak mengganggap ini persoalan remeh temeh, kita perlu pahami dan sadari dulu, budaya itu adalah bagian yang tidak terlepas dari perjalanan bangsa dan negara ini, atas dasar itu, kita tidak mau ada satu suku ataupun budaya yang terciderai, semua punya hak yang sama mau dia bermarga apapun, budaya apapun, selagi dia pantas dan mampu kenapa tidak?, sekali lagi kita sampaikan tidak ada hubungannya marga dengan jabatan, lantas kenapa pada rapat terhormat stetmen seperti ini yang terlontar, saya kira ini perlu perhatian yang serius baik oleh penegak hukum atau pun partai anggota dewan tersebut, serta BKD tentunya” Ujar hafiz saragih,

“Kita negara yang menjunjung tinggi Bhineka Tunggal Ika kita paham mekanisme dalam jabatan itu ada, seharusnya bila anggota dewan melihat ada yang salah dalam penetapan kadis tersebut silahkan pertanyakan pada walikota tentunya, tidak perlu memberikan stetmen yang bagi kita seperti apa, sementang saragih jadi kadis begitu, cukup lucu kita sebenarnya stetmen seperti ini keluar dari salah satu anggota dewan” Tambah hafiz saragih

Hafiz saragih beraharap persoalan ini dapat menjadi pelajaran khususnya kepada public figure agar mari menjaga sikap dan ucapan agar tetap terjaganya persatuan dan kesatuan. Tutup hafis

Lap. Red

Berita Terkini