ISIS Serukan Serangan ke Arab Saudi

ISIS Serukan Serangan ke Arab Saudi
Kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) menyerukan kepada para pendukungnya untuk melancarkan serangan di wilayah Arab Saudi. (Net/Foto)

MUDANEWS.COM, Jakarta – Kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) menyerukan kepada para pendukungnya untuk melancarkan serangan di wilayah Arab Saudi. Secara spesifik, juru bicara ISIS meminta pendukungnya untuk menargetkan orang-orang Barat, saluran pipa minyak dan infrastruktur ekonomi yang ada di Saudi.

“Targetnya banyak… Mulailah dengan menyerang dan menghancurkan pipa minyak, pabrik-pabrik dan fasilitas-fasilitas yang menjadi sumber (pendapatan) pemerintah tiran,” ucap juru bicara ISIS, Abu Hamza al-Muhajir, seperti dilansir Reuters, Senin (19/10/2020).

Seruan itu disampaikan melalui rekaman pidato yang beredar via saluran telegram resmi ISIS.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Senin (19/10/2020):

– Cekcok dengan Diplomat China, Diplomat Taiwan Dilarikan ke RS

Seorang diplomat Taiwan di Fiji masuk rumah sakit untuk dirawat setelah terlibat cekcok dengan dua diplomat China, bulan ini. Cekcok itu terjadi saat kedua diplomat China memaksa masuk ke sebuah acara hari nasional Taiwan yang digelar di Fiji pada awal Oktober.

Seperti dilansir Reuters, Senin (19/10/2020), Kementerian Luar Negeri Taiwan dalam pernyataannya menyebut insiden itu terjadi pada 8 Oktober lalu, malam hari, dalam sebuah acara memperingati hari nasional Taiwan yang digelar Kantor Perwakilan Taiwan di Fiji.

Disebutkan lebih lanjut bahwa dua diplomat China berupaya masuk secara paksa ke dalam acara itu untuk mengambil foto dan mengumpulkan informasi soal siapa saja yang datang. Tindak kekerasan dilaporkan terjadi setelah sejumlah diplomat Taiwan berusaha mencegah dua diplomat China itu masuk ke lokasi acara.

– Israel dan Bahrain Resmikan Hubungan Diplomatik

Israel dan Bahrain memperkuat kesepakatan dengan secara resmi menjalin hubungan diplomatik. Kedua negara menandatangani tujuh nota kesepahaman yang selanjutnya membuka wilayah Teluk yang kaya itu bagi negara Yahudi.

Seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (19/10/2020), dokumentasi tersebut ditandatangani pada sebuah upacara di hadapan pejabat dan wartawan internasional lainnya, kata seorang koresponden AFP, menyempurnakan kesepakatan yang ditengahi Amerika Serikat (AS) di Gedung Putih pada 15 September lalu.

Delegasi Israel, yang dipimpin oleh Ketua Dewan Keamanan Nasional Meir Ben Shabbat, telah melakukan perjalanan ke Manama dari Tel Aviv dalam penerbangan langsung pertama antara kedua negara.

Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin dan asisten khusus Presiden Donald Trump untuk negosiasi internasional, Avi Berkowitz, telah melakukan perjalanan ke Tel Aviv sebelum bergabung dengan penerbangan delegasi Israel ke Manama.

– Raja Salman Ganti Ketua Dewan Syura dan Cendekiawan Arab Saudi

Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud, memberikan serentetan perintah untuk melakukan restrukturisasi terhadap Dewan Syura, Mahkamah Agung dan Dewan Cendekiawan Senior Saudi. Ada apa?

Seperti dilansir Reuters dan Arab News, Senin (19/10/2020), laporan media nasional Saudi menyebut Raja Salman memberikan serentetan perintah restrukturisasi itu dalam sebuah dekrit Kerajaan Saudi yang dirilis pada Minggu (18/10) waktu setempat.

Dekrit terbaru dari Raja Salman itu menunjuk seorang ketua baru dan dua wakil untuk Dewan Syura. Diketahui bahwa Dewan Syura merupakan badan penasihat berpengaruh yang akan memulai masa jabatan baru pada pekan ini.

– Buntut Pemenggalan Guru, Prancis Akan Usir 231 Terduga Ekstremis

Otoritas Prancis bersiap untuk mengusir 231 warga negara asing (WNA) yang masuk daftar pengawasan pemerintah karena diduga menjadi ekstremis. Pengusiran ini diputuskan setelah seorang pemuda 18 tahun kelahiran Rusia memenggal seorang guru yang membahas karikatur Nabi Muhammad.

Seperti dilansir Reuters, Senin (19/10/2020), rencana pengusiran para ekstremis itu disampaikan oleh sumber dari serikat kepolisian setempat seperti dilaporkan media Europe 1. Kementerian Dalam Negeri Prancis, yang bertanggung jawab atas pengusiran warga asing, belum memberikan konfirmasi atas laporan tersebut.

Otoritas Prancis mendefinisikan ekstremis sebagai ‘orang yang terlibat dalam proses radikalisasi, cenderung ingin pergi ke luar negeri untuk bergabung kelompok teroris atau terlibat dalam aktivitas teroris’.

– ISIS Serukan Pendukung untuk Lancarkan Serangan di Arab Saudi

Kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) menyerukan kepada para pendukungnya untuk melancarkan serangan di wilayah Arab Saudi. Secara spesifik, juru bicara ISIS meminta pendukungnya untuk menargetkan orang-orang Barat, saluran pipa minyak dan infrastruktur ekonomi yang ada di Saudi.

“Targetnya banyak … Mulailah dengan menyerang dan menghancurkan pipa minyak, pabrik-pabrik dan fasilitas-fasilitas yang menjadi sumber (pendapatan) pemerintah tiran,” ucap juru bicara ISIS, Abu Hamza al-Muhajir, seperti dilansir Reuters, Senin (19/10/2020).

Seruan itu disampaikan melalui rekaman pidato yang beredar via saluran telegram resmi ISIS.

Sumber : detik.com