Soal Corona, Pesan Moral Yuddy Chrisnandi dari Ukraina Buat Sahabat

Soal Corona, Pesan Moral Yuddy Chrisnandi dari Ukraina Buat Sahabat
Prof Yuddy Chrisnandi

MUDANEWS.COM, Ukraina – Bagaimana kabar Sahabat semuanya di Tanah Air?, jaga kesehatan, di seluruh negara sudah terinfeksi Virus Corona atau Covid-19, negara sebesar Amerika saja dan hampir seluruh Eropa sudah mengumumkan keadaan Darurat Nasional karena virus Corona, yang korban meninggal sudah melewati angka 4200 orang terus bertambah dan menginfeksi lebih dari 142 ribu orang diseluruh Dunia.

Di Ukraina hari ini seluruh kegiatan publik dihentikan hingga 3 pekan kedepan. Kedatangan orang asing akan ditutup dua hari kedepan di seluruh perbatasan dan bandara. “Sarankan semua anggota keluarga jangan keluar Rumah dahulu selama 2 minggu kedepan,” demikian pesan Prof Yuddy Chrisnandi dari Kiev Ukraina melalui pesan whatsapp Leriadi kepada mudanews.com, Sabtu (15/3/2020).

Yuddy berpesan buat sahabat di Indonesia, jangan salaman atau ngobrol dengan orang yang baru masuk datang ke Rumah, setiap orang dari luar rumah harus bersihkan tangan pakai sabun, selalu cuci tangan dan muka, banyak minum tidak boleh kering tenggorokan. Sediakan air garam untuk berkumur-kumur pakai masker kalau bertemu orang asing atau ditempat keramaian.

Di indonesia penyebaran virus Corona diperkirakan lebih besar dari yang diketahui, jumlah korbannya belum diketahui secara pasti karena tidak cukup alat deteksi demam yang memadai tersebar di semua wilayah dan tidak semua orang paham atau melaporkannya.

“Percayalah pemerintah bersungguh-sungguh mengatasi keadaan ini, Presiden sudah membentuk gugus tugas Penanggulangan virus Corona,” ungkapnya.

Usahakan semua anggota keluarga menjaga kesehatan, makan dan istirahat yang cukup. Banyak minum air hangat. Semoga semuanya sehat selalu, jangan berhenti Berdoa semoga Allah melindungi kita semua, keluarga, rakyat dan seluruh bangsa Indonesia.

“Mari bersatu padu melindungi segenap Bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia. Alfatihah. Salam hangat dari Kiev, Yuddy Chrisnandi,” tutup Prof Yuddy Chrisnandi.