Antisipasi Penyebaran Corona, Polres Banjar Banjar Periksa Penumpang Bus Asal Jakarta

Antisipasi Penyebaran Corona, Polres Banjar Banjar Periksa Penumpang Bus Asal Jakarta
Pemeriksaan kesehatan penumpang bus asal Jakarta, seperti pengecekan suhu tubuh dengan menggunakan scan termometer, dan disemprotkan cairan disinfektan oleh Tim Kesehatan Kota Banjar.

MUDANEWS.COM, Banjar – Personel Kepolisian Resor Banjar, Polda Jabar, melaksanakan kegiatan monitoring kedatangan warga masyarakat yang pulang ke Kota Banjar, dari Jakarta, menggunakan transportasi darat.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk upaya pencegahan penyebaran Virus Corona atau Covid-19 di wilayah Kota Banjar, Jawa Barat.

Berdasarkan informasi, Bus Pariwisata itu membawa sebanyak 28 penumpang yang berasal dari Jakarta. Sebanyak 8 penumpang turun di wilayah Bandung, dan 20 penumpang Bus Pariwisata tersebut, sampai di Kota Banjar.

Mereka yang datang di Kota Banjar, kemudian langsung dilakukan pemeriksaan kesehatan, seperti pengecekan suhu tubuh dengan menggunakan scan termometer, dan disemprotkan cairan disinfektan oleh Tim Kesehatan Kota Banjar.

Sebagaimana diketahui, DKI Jakarta menjadi wilayah zona merah dalam penyebaran virus Covid-19. Untuk itu, pemerintah daerah dan stakeholder terkait berupaya memutus penyebaran virus ini dengan melakukan pengecekan kesehatan kepada penumpang Bus yang turun diwilayah Kota Banjar.

“Dari 20 penumpang yang sampai di Kota Banjar, 16 orang merupakan warga Desa Mulyasari, dan 4 orang lainnya merupakan warga Desa Kujangsari, Lingkungan Sukarame Kelurahan Banjar, Bangun Harja, dan Tasik,” ujar Paur Subbag Humas Polres Banjar, Bripka Shandi Rona, Jum’at (27/03/2020).

“Kegiatan ini salah satu upaya dalam memutus rantai penyebaran Virus Corona, sehingga tidak masuk menyebar diwilayah Kota Banjar. Karena ini semua demi kesehatan kita bersama,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Kapolres Banjar, AKBP. Yulian Perdana, S.I.K., menambahkan bahwa kepada seluruh masyarakat Kota Banjar, agar benar-benar mengikuti, dan melaksanakan dari pada himbauan-himbauan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat, maupun Daerah, termasuk Maklumat Kapolri. Salah satu strategi yang paling efektif itu adalah menjaga jarak.

“Jadi kalau bicara social distancing, menjaga jarak ini penting kita lakukan. Dimanapun hindari kerumunan-kerumunan, jaga jarak terus demi keselamatan kita semua. Ini yang paling efektif daripada bagaimana kita bisa memotong rantai penyebaran daripada Virus Corona itu sendiri,” tandasnya. Berita Banjar, BQ