Hujan dan Angin Kencang di Ciamis, Masyarakat Dihimbau Untuk Berhati-hati

Hujan dan Angin Kencang di Ciamis, Masyarakat Dihimbau Untuk Berhati-hati
Camat Lakbok, Wiwik Dewikoraningsih

MUDANEWS.COM, Ciamis – Curah hujan disertai angin kencang dengan intensitas tinggi yang terjadi di Wilayah Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mendapat tanggapan serius dari Pemerintah Kecamatan Lakbok.

Camat Lakbok, Wiwik Dewikoraningsih, SH. M.Si., saat ditemui dilokasi bencana, Jum’at (13/12/2019), menghimbau kepada seluruh warga masyarakat diwilayah Kecamatan Lakbok, untuk berhati-hati, dan meningkatkan kewaspadaan dalam memasuki musim penghujan sekarang ini. Terutama mereka yang berada dan tinggal di titik-titik daerah rawan bencana banjir, dan bencana angin puting beliung.

“Musim hujan yang diperdiksi akan terjadi hingga bulan Maret mendatang ini, saya meminta kepada para Unsur Muspika, Kepala Desa, Kepala Dusun, Ketua RW, Ketua RT, dan seluruh warga masyarakat diwilayah Kecamatan Lakbok, untuk meningkatkan kewaspadaan, dan kehati-hatian akan segala kemungkinan ancaman bencana yang terjadi. Dan kami pun menghibau kepada warga masyarakat untuk memantau pohon-pohon besar yang rawan tumbang, untuk di tebang,” ujarnya.

Lanjut Wiwik, kehati-hatian, dan kewaspadaan warga masyarakat diwilayah Kecamatan Lakbok, dalam menghadapi musim hujan untuk lebih diutamakan, dan ditingkatkan. Terutama mereka yang tinggal di daerah yang berdekatan dengan sungai, dan daerah rawan bencana angin puting beliung.

Wiwik, menambahkan bahwa dirinya atas nama Pemerintah Kecamatan Lakbok, meminta kepada setiap Kepala Desa, Kepala Dusun, hingga ke Tingkat RW dan RT di wilayah Lakbok, agar memberikan sosialisasi dan meneruskan hibauan ini kepada seluruh warga masyarakat.

“Saya juga minta Kades, Kadus, RW, dan RT, untuk memberikan sosialisasi, pengumuman, dan meneruskan himbauan ini kepada seluruh warga masyarakat, sehingga kesiapsiagaan seluruh warga masyarakat diwilayah Kecamatan Lakbok, dalam menghadapi segala kemungkinan terjadinya bencana bisa diminimalisir dan tidak sampai menimbulkan korban jiwa,” tandasnya. Berita Ciamis, BQ