Lima Langkah Jitu Hadapi Corona di Era New Normal

Lima Langkah Jitu Hadapi Corona di Era New Normal
Flyer

MUDANEWS.COM, Medan – Covid-19 tentunya sangat meresahkan seisi dunia. Banyaknya peluang tertular virus ini dengan kesederhanaan proses penularan mengakibatkan berbagai negara lebih waspada dengan langsung menerapkan social distancing. Akan tetapi hal tersebut tidak menjadi halangan dalam menunda kegiatan bagi masyarakat dunia khususnya Indonesia.

Sejauh ini terlihat pada situs pilihan-rakyat.com yang dikutip dari situs Kemkes.go.id, bahwasanya Satgas Penanganan Covid-19 memberitakan perkembangan data kasus Covid-19 di Indonesia dan menyebutkan bahwasanya sudah tercatat kasus sembuh bertambah 1.745 pasien, sehingga total sembuh menjadi 79.302. Kemudian juga tercatat pasien meninggal dunia bertambah 65 orang, sehingga total pasien meninggal dunia akibat Covid-19 tercatat ada 5.658 kasus. Keseluruhan data per Sabtu (08-08-2020) ada 123.503 kasus Covid-19 dari 34 provinsi dan 479 kabupaten/kota (Rahmi Nurfajriani, 2020).

Dari data tersebut, semakin membuat masyarakat Indonesia merasa khawatir dan ketakutan akan terpapar virus Corona. Namun, protokol kesehatan adalah menjadi salah satu kunci untuk menekan peningkatan jumah kasus positif Covid-19.

Berbagai langkah dan upaya telah dilakukan pemerintahan, terkhusus Indonesia. Terlihat jelas pada www.kemlu.go.id yang membahas “Langkah dan Upaya Pemerintah Indonesia dalam Menangani dan Menghadapi Virus Novel Corons 2019 (N-COV)” berisi tentang berbagai tindakan pemerintah dalam memerangi virus Corona. Diantaranya adalah :

  1. Membentuk dan Mengaktifkan Tim Gerak cepat (TGC).
  2. Tim bertugas melakukan pengawasan alat angkut, orang, barang, dan lingkungan di pintu masuk negara.
  3. Sejak tanggal 18 Januari 2020 Indonesia telah melakukan pemeriksaan kesehatan di sekitar 135 titik di Bandar udara, di darat, dan pelabuhan dengan menggunakan alat pemindah suhu tubuh.
  4. Melakukan tiga langkah pencegahan masuknya virus Corona
    • Menerbitkan surat edaran mengenai peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan
    • Menempatkan 135 thermal scanner di seluruh Bandar udara di Indonesia
    • Memberikan health alert card dan komunikasi, informasi, dan edukasi pada penumpang.
  5. Kemenkes juga telah menunjuk sedikitnya 100 Rumah Sakit Rujukan.
  6. Kemenkes telah mengembangkan pedoman kesiapsiagaan mengacu pada pedoman sementara yang disusun oleh WHO.
  7. Kemenkes membuka kontak layanan yang dapat diakses masyarakat untuk mencari informasi perihal virus Corona.
  8. Pada tanggal 2 Februari pemerintah Indonesia mengumumkan penundaan seluruh penerbangan dari dan e RRT daratan yang berlaku mulai 5 Februari 2020 pukul 00.00 WIB.
  9. Penilaian perwakilan WHO di Indonesi mengenai kesiapan Indonesia menghadapi n-COV:
    • Indonesia memiliki sistem peringatan danrespons dini yang berfungsi, Indonesia memiliki ratusan fasilitas di berbagai daerha yang dapat mengakses kasus rujukan dan mengelola kasus ini dengan cara yang sangat tepat, dengan ukuran pengendalian pencegahan infeksi yang sangat tepat.
    • Dengan kesiapan sistem yang sudah ada, Indonesia dinilai siap untuk merspons situasi ini.
    • WHO menilai Indonesia sudah berada di jalan yang benar dalam hal kesiapan dan menyiapkan kegiatan persiapan.
  10. Sebagai bentuk perlindungan, Pemri telah memulangkan WNI dari Provinsi Hubei, RRT pada tanggal 2 Februari 2020. Kepada para WNI tersebut telah diterapkan langkah-langkah sebagai berikut :
    • Memastikan ketersediaan dan akses terhadap logistic di Wuhan (sebelum dilakukan evakuasi): Karena adanya kebijakan lock down dari Pemerintah RRT, KBRI Beijing telah mengirimkan bantuan dana setara dengan 133 juta kepada WNI, yang sebagain besar merupakan mahasiswa, untuk membeli makanan dan logistic di Wuhan.
    • Mengirimkan bantuan logistic dari Indonesia: BNPB melalui Kementerian Luar Negeri dan KBRI Beijing telah mengirimkan 10.000 masker N-95 untuk WNI di RRT.
    • Melakukan penjemputan sukarela: 237 WNI dan 1 WNA yang berada di Provinsi Hubei pada tanggal 1-2 Februari 2020.
    • Sejak tanggal 2 Februari seluruh WNI bersama 5 tim aju dari KBRI Beijing serta 42 tim evakuasi sedang menjalani observasi kesehatan selama 14 hari (masa inkubasi virus) di Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad (Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, 2020).

Banyak langkah dan upaya yang telah dilakukan pemerintah Indonesia dalam hal menekan angka penularan virus Corona. Akan tetapi, semua hal tersebut tidak akan terealisasikan apabila kita sebagai objek perlindungan tidak disiplin mengimplementasikan segala bentuk kebijakan yang ada.

Lantas bagaimana cara kita hidup dan beraktivitas berdampingan dengan virus Corona? Berikut 5 Langkah Jitu Hadapi Corona :

1. Memakai Masker, Rajin Cuci Tangan dan Sedia Hand Sainitizer

Lima Langkah Jitu Hadapi Corona di Era New Normal
Ilustrasi

Saat ini, penting bagi kita untuk selalu merasa waspada akan virus Corona dengan membawa hal-hal yang dapat meminimalisir proses penularannya. Hal tersebut sangat berguna bagi kesehatan kita dan orang di sekeliling kita. Dan tentunya juga perlu adanya kesadaran bersama demi mewujudkan proses pemutusan penularan.

Menggunakan benda-benda yang telah disebutkan di atas saat berpergian keluar rumah sangatlah penting, karena virus Corona dapat tertular melalui mulut, tangan yang tidak kita sadari bisa saja terkena virus, kemudian menyentuh mulut dan kita pun akan terkena si virus Corona. Untuk itu rajinlah mencuci tangan atau sedia hand sainitizer dan selalu gunakan masker saat berpergian.

2. Menjaga Jarak dan Jangan Berpergian Kecuali ada Keperluan Mendesak

Lima Langkah Jitu Hadapi Corona di Era New Normal
Ilustrasi

Hal lain yang dapat kita lakukan demi memutus mata rantai penularan virus Corona adalah menjaga jarak dengan yang lain. Kesadaran adalah kunci utama dalam semua aspek demi mencegah tertular virus Corona. Sehingga sangat diperlukannya kerja sama dengan individu lainnya.

Meminimalisir keluar rumah (stay at home) merupakan salah satu cara jitu agar tidak tertular virus Corona, akan tetapi di era New Normal saat ini tidak dapat dipaksakan kembali untuk kita agar tetap berada di rumah, kecuali ada keperluan mendesak yang memang tidak bisa di tunda. Tetapi jika keluar rumah hendaklah selalu ingat dan menjaga jarak minimal 1 meter dengan orang di sekitar kita, hal ini dilakukan untuk menghindari tertularnya virus Corona di kerumunan orang banyak.

3. Melakukan Penyemprotan Disinfektan

Lima Langkah Jitu Hadapi Corona di Era New Normal
Ilustrasi

Bentuk virus yang kasat mata ini merupakan hal yang sangat menakutkan. Tidak Nampak bentuknya mengakibatkan kita tidak tahu bagaimana cara menghindar keculai hanya dengan menggunakan hal-hal yang sudah disebutkan di atas tadi. Sehingga hal ini termasuk faktor yang mempercepat penularan karena bentuk rupanya yang tak terlihat dengan mata telanjang.

Oleh karena itu, ada baiknya kita memperhatikan kebersihan benda-benda disekeliling kita, baik itutas, sepatu, kendaraan, dan lainnya yang bersifat benda mati dengan cara melakukan penyemprotan disinfektan.

4. Mengonsumsi Vitamin dan Makanan dengan Gizi Seimbang

Lima Langkah Jitu Hadapi Corona di Era New Normal
Ilustrasi

Makan 4 sehat 5 sempurna juga menjadi salah satu bentuk upaya pencegahan agar tubuh tetap sehat, banyak makan sayur dan buah membantu metabolisme tubuh menjadi lebih baik, dibandingkan kita mengkonsumi makanan yang banyak mengandung minyak, penyedap rasa, dan gula. Jangan lupa untuk perbanyak konsumi air putih serta minum vitamin untuk menjaga kekebalan tubuh.

5. Olahraga dan Istirahat yang Cukup

Lima Langkah Jitu Hadapi Corona di Era New Normal
Ilustrasi

Hal terakhir yang dapat menyangkal virus Corona adalah dengan berolahraga. Tubuh akan terasa lebih fit jika berolahraga dan istirahat yang cukup, karena jika olahraga yang sangat berlebihan dan tidak dibarengi dengan istirahat yang secukupnya maka akan membuat tubuh mengalami kerusakan. Tentunya hal ini akan sangat mempengaruhi daya tahan tubuh kita khususnya dalam hal menangkal penularan virus Corona.

Penulis : Kelompok KKN-DR 81 UIN-SU